SuaraSoreang.id - Konten live Mandi Lumpur di Tiktok yang dilakukan oleh para content creator, salah satunya akun TM Mud Bath berhasil membuat publik meradang.
Hal ini dikarenakan narasi yang diucapkan oleh pemuda di balik kamera yang tak lain Sultan Akhyar, seolah-olah menyiksa orang tuanya sendiri dalam konten tersebut.
Di tambah, pelaku kontennya juga kebanyakan orang-orang lansia yang selalu terlihat menggigil kedinginan bahkan diduga sampai pingsan.
Berdasarkan penuturan Sultan Akhyar, banyak fakta lain yang tidak diketahui publik di balik konten Mandi Lumpur yang ia buta.
Lalu fakta apa saja itu? Simak berikut di bawah ini.
1. Punya 4 akun Tiktok Mandi Lumpur
Sultan Akhyar memiliki empat akun Tiktok yang berisi tentang konten live Mandi Lumpur. Yakni TM Mud Bath, Bocah Perik, TIM Mandi Lumpur dan DM Mandi Lumpur.
2. Persiapkan narasi dan akting.
![Narasi bersifat hiperbola dan akting. [Akun Tiktok TM Mud Bath dan Pagi Pagi Ambyar Trans TV Official]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2023/01/20/1-narasi-hiperbola.jpg)
Sultan Akhyar mengatakan bahwa ia sengaja membuat narasi bohong dan berlebihan hanya untuk menarik penonton dan komentar penonton. Karena dengan hal itu maka live Mandi Lumpur yang ia lakukan bisa ramai, bahkan FYP.
Selain itu, berdasarkan pengakuan Nenek Raimin selaku salah satu lansia yang ikut live bahkan dikabarkan sempat pingsan karena kedinginan, mengaku bahwa hal itu tidak benar. Alias cuma akting.
3. Bukan sanak saudara sendiri.
![Bukan orang tua atau saudara kandung sendiri. [Tiktok TM Mud Bath dan Pagi Pagi Ambyar Trans TV Official]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2023/01/20/1-bukan-orang-tua-sendiri.jpg)
Pelaku Mandi Lumpur yang dinarasikan oleh Sultan Akhyar adalah sanak saudara sendiri, melainkan para tetangga satu kampungnya.
Baca Juga: Respons Cristiano Ronaldo usai Hadapi Lionel Messi: Senang Bertemu Teman Lama
4. Ada sesi tertentu untuk setiap orang yang live.
![Ada sesi tertentu untuk orang yang live. [Tiktok TM Mud Bath dan Pagi Pagi Ambyar Trans TV Official]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2023/01/20/1-ada-sesi-per-orang-yang-live.jpg)
Setiap pelaku live memiliki sesi waktu yang berbeda-beda dan terbatas. Mulai dari 30 menit hingga satu jam. Sultan Akhyar mengatakan bahwa di balik kamera ia juga sering menanyakan apakah lansia yang melakukan live sudah merasa cukup atau belum.
5. Air PAM, bukan air lumpur.
![Bukan air lumpur. [Tiktok TM Mud Bath dan Pagi Pagi Ambyar]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2023/01/17/1-tm-mud-bath-2.jpg)
Sultan Akhyar menjelaskan jika air yang dipakai dalam kontennya adalah air yang diambil langsung dari PAM, bukan benar-benar air lumpur.
6. Ditegur Jhon LBF dan minta uang Rp 200 juta.
Karena aksinya yang sensasional dan viral, Sultan Akhyar melalui akun TM Mud Bath kemudian ditegur oleh Jhon LBF untuk menghentikan kontennya.
Bahkan pengusaha muda itu menawari Sultan untuk bekerja di perusahaannya. Akan tetapi, ia justru meminta uang sejumlah Rp 200 juta dengan narasi untuk bersenang-senang.
7. Bukan paksaan, justru keinginan para lansia untuk Mandi Lumpur.
![Keinginan pelaku mandi lumpur sendiri. [Pagi Pagi Ambyar Trans TV Official]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2023/01/20/1-keinginan-pelaku-mandi-lumpur-sendiri.jpg)
Berdasarkan penuturan Nenek Raimin dan Sultan Akhyar, aksi Mandi Lumpur merupakan keinginan para lansia sendiri. Bukan paksaan dari pemilik akun. Bahkan, mereka yang selalu mengantre untuk bisa mendapatkan giliran live supaya mendapatkan uang banyak dan instan.
8. Didatangi Kapolres dan ditegur Kemensos.
![Kemensos buka suara ttg Mandi Lumpur di Tiktok [Pagi Pagi Ambyar Trans TV Official]](https://media.suara.com/suara-partners/soreang/thumbs/1200x675/2023/01/20/1-kemensos-buka-suara-ttg-mandi-lumpur-di-tiktok.jpg)
Sultan Akhyar didatangi dan diperiksa oleh Kapolres setempat terkait laporan dari aksinya. Namun ia tidak terbukti bersalah. Hal ini dikarenakan beberapa poin di atas. Bahkan ia dianggap 'Hero' di kampungnya karena membantu para tetangga yang kesusahan untuk mendapatkan uang dari hasil live tersebut.