Dijelaskan di sana jika Imam Hambali mengutip riwayat tersebut dari Ahmad.
Sabda Rasulullah SAW:
"Ya Rasulullah, sesungguhnya kami menyembelih di dalamnya (bulan Rajab) pada masa Jahiliah." Nabi Muhammad SAW bersabda: "Sembelihlah karena Allah dalam bulan apa pun, dan berbuat baiklah karena Allah, serta berilah makanan." (Nasa'i: VII/169 dan 171).
Kemudian ada penjelasan dari Abu Razin ra, tentang kebiasaan Nabi Muhammad berkurban kambing di Bulan Rajab.
"Wahai Rasulullah, kami berkurban dengan sembelihan pada masa Jahiliah, yakni pada bulan Rajab. Kemudian kami makan dan memberi makan orang-orang yang mengunjungi kami" Rasulullah bersabda: "Tidak mengapa." (An-Nasa'i).
Rasulullah SAW bersabda:
"Sembelihlah kambing pada bulan Rajab sebagaimana yang dilakukan orang-orang Jahiliah. Tetapi jika ada orang yang hendak melakukannya, sembelihlah karena Allah, kemudian makan dan bersedekahlah. Lakukanlah demikian." (Ath Thabrani).
Kemudian dari literasi lainnya, alim ulama menyebutkan juga hadits, tidak ada fara dan tidak ada athirah.
Setelah itu mereka juga mengatakan yang dilarang di Bulan Rajab adalah meniru atau jadi pelaku atas perilaku yang dibuat orang-orang Jahiliah.
Baca Juga: Ashanty Kemalingan Barang Branded Hanya Prank? Begini Komentar Netizen!
Perilaku tersebut adalah penyembelihan yang dilakukan bukan karena Allah.
Dalam penekanan hadis di atas adalah makanan dari daging kurban sangat dianjurkan dibagikan.
Sembelih kambing adalah semata-mata karena Allah bukan karena selain-Nya. Dan bagikan makanan dari olahan kambing kurban tersebut. (*)