SuaraSoreang.id - Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim mengundurkan diri dari jabatannya melalui Surat Berkop Bupati Indramayu pada Rabu (8/2/2023).
Pasca mengundurkan diri dan membongkar alasan kenapa dirinya meletakkan jabatan tersebut, Lucky Hakim kini membuat ramai publik kembali lewat akun Instagram.
Dalam video yang kembali oleh Tiktok @siberasi.id dan kemudian diposting ulang oleh salah satu pengirim menfess di akun Twitter @tanyakanrl pada hari Minggu (19/2/2023), Lucky Hakim nampak terlihat pucat.
Isi dari video itu sendiri merupakan Surat Terbuka Lucky Hakim yang ditujukan untuk Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
"guys ada yg tau gak ini bliau knp?(khususny org indram4yu) kselamatan ny kyak trancam, ngomong nya kayak getar gt suara nya.. apkaah bupati indram4yu problematik?," tulis si pengirim menfess.
Terlihat Lucky membeberkan bahwa dirinya saat itu sedang berada di Bandung dengan cara menyetir mobil sendiri.
Ia mengaku, tidak memiliki Asistant Pribadi maupun supir. Bahkan ia juga tidak memiliki ajudan atau protokoler, maupun Patwal yang mendampinginya.
Mendengar Ridwan Kamil mengirim tim untuk mengunjunginya ke Indramayu, Lucky Hakim lantas segera membuat video tersebut melalui akun media sosialnya.
"Saya membaca di media online, Pak Gubernur ke Indramayu. Saya khawatir kalau misalkan di kantor, sampai di kantor mungkin tidak ada orang, Pak. Karena kantor saya mungkin tutup. Tidak ada Aspri, tukang ketik, tidak ada yang jaga. Nggak ada ajudan/protokoler, jadi saya khawatirnya suratnya mungkin ke sana sayanya nggak tahu," ungkap Lucky, Jumat (17/2/2023).
Baca Juga: Aktivitas Masyarakat Dipastikan Tetap Berjalan Selama F1 Powerboat
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa setelah mengundurkan diri, dirinya tidak lagi tinggal di Rumah Dinas Wakil Bupati Indramayu.
"Keluarga saya semenjak saya mengundurkan diri, tidak berkenan saya berada di rumah dinas. Karena khawatir sama keselamatan saya, Pak. Barangkali ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," katanya lagi.
Selain itu, Lucky juga menambahkan bahwa sudah hampir satu tahun, rumah dinas yang ia tempati tidak memiliki Satpol PP.
"Jadi pokoknya saya siap siaga meluncur ke Pak Gubernur, ini saya berada di Bandung. Saya izin, mohon maaf Pak, saya akan menDM nomor hp saya ke Instagramnya Pak Gubernur dan saya mohon arahan selanjutnya, Pak," tambahnya. (*)
Sumber: Twitter @tanyakanrl dan Tiktok @siberasi.id