David, Korban Kekerasan Mario Alami Diffuse Axonal Injury? Simak Penjelasannya

soreang Suara.Com
Sabtu, 25 Februari 2023 | 21:45 WIB
David, Korban Kekerasan Mario Alami Diffuse Axonal Injury? Simak Penjelasannya
David, Korban Kekerasan Mario Mengalami Diffuse Axonal Injury (https://pmj.bmj.com/content/postgradmedj/96/1132/115/F1.large.jpg)

SuaraSoreang.id - David merupakan korban penganiayaan dari anak mantan pejabat Direktorat Jendral Pajak, David mengalami koma sejak 24 Februari 2023 akibat penganiayaan yang dialaminya.

Dilansir dari Suara.com, penganiayaan tersebut menyebabkan David mengalami koma dan di diagnosis menderita Diffuse Axonal Injury.

Diffuse Axonal Injury (DAI) adalah suatu sindrom klinis yang muncul setelah trauma dengan salah satu tandanya hilangnya kesadaran lebih dari 6 jam, DAI dibagi menjadi 3 kategori, kelas I (ringan), kelas II (sedang), kelas III (berat).

Bila DAI tidak ditangani secara langsung dan tepat, maka pasien akan berkemungkinan cacat permanen hingga alami kematian.

Mengenal 3 Kategori DAI

Kelas I (Ringan) Cedera aksonal difus ringan dengan perubahan materi putih mikroskopis di korteks serebral, corpus callosum, dan batang otak. Pada kelas ringan ini, pasien akan mengalami koma selama 6-24 jam diikuti gangguan memori ringan hingga sedang dan disabilitas ringan hingga sedang

Kelas II (Sedang) Cedera aksonal difus sedang dengan lesi fokal berat di corpus callosum, pada kelas sedang ini pasien akan mengalami koma selama 24 jam lebih serta di ikuti amnesia hingga waktu lama, gangguan memori ringan hingga sedang, serta gangguan perilaku dan kognitif

Kelas III (Berat) Cedera aksonal difus parah dengan temuan sebagai Kelas 2 dan lesi fokus tambahan di batang otak, pada kelas berat ini pasien akan mengalami koma berbulan-bulan di ikuti dengan motorik fleksi atau gangguan ekstensi abnormal, gangguan kognitif, memori, bicara, serta gangguan sensorik dan motorik.

Perawatan pasien DAI adalah dengan cara diarahkan untuk melakukan perawatan pencegah cedera sekunder, seperti pembengkakan didalam otak dan memfasilitasi rehabilitasi agar terhindar dari hipotensi, hipoksia, edema serebral dan peningkatan tekanan intrakranial (ICP) disarankan.

Baca Juga: Terkuak! Pemeran Utama Kasus Mario Dandy Aniaya David, Begini Latar Belakangnya..

Selain perawatan, ada pula pemulihan bagi pasien DAI seperti melakukan berbagai terapi agar semuanya pulih kembali, meskipun tidak sepenuhnya pulih kembali seperti semula, selain terapi pasien juga harus meminum beberapa obat untuk memenuhi kebutuhan cairan dan nutrisi.

Pasien DAI juga dapat beresiko kematian jika pasien berada di kelas berat, jika pasien berada di kelas ringan hingga sedang pasien bisa melakukan rehabilitasi atau perawatan yang bisa dilakukan mandiri maupun dari pihak rumah sakit. (*Gramadhani )

Sumber: Rak Buku NCBI (nih.gov) / Suara.com Ruth Meliana Dwi Indriani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI