Alasan di Balik Sifat Arogan Mario Dandy: Haus Pengakuan, Salah Pola Asuh?

Agatha Vidya Nariswari

Sabtu, 25 Februari 2023 | 21:24 WIB
Alasan di Balik Sifat Arogan Mario Dandy: Haus Pengakuan, Salah Pola Asuh?
Mario Dandy Satrio pelaku penganiayaan anak GP Ansor, David (Instagram/@__broden)

Suara.com - Mario Dandy Satrio, tersangka penganiaya putra petinggi Gerakan Pemuda Ansor NU, David mendapat sorotan publik atas perilakunya yang dinilai arogan.

Adapun Mario menghajar David dengan membabi buta layaknya tak tahu belas kasih. Sebagai mana yang tampak di video rekaman insiden pemukulan David, Mario menendang David di kepala dan perut yang merupakan bagian vital manusia.

Tak cukup di situ, Mario Dandy juga kini dipandang sebagai pribadi yang arogan lantaran kerap pamer kekayaan dan kegarangan mengendarai kendaraan mewah miliknya. Salah satunya Rubicon yang dikendarainya saat menghajar David.

Usut punya usut, ada beberapa alasan dari segi kejiwaan kenapa Mario Dandy berperilaku arogan dan seperti mengais pengakuan.

Pemerhati anak: Salah pola asuh orang tua

Pola asuh orang tua disebut biang kerok kenapa Mario berperilaku bak tak punya welas asih. Adapun orang tua Mario tak lain adalah pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu, Rafael Alun Trisambodo.

Pemerhati Anak, Rita Pranawati menilai hilangnya empati dari hati Mario lantaran pola asuh orang tua yang salah.

Rita menerangkan bahwa orang tua seharusnya menanamkan nilai-nilai kasih sayang, budi pekerti hingga kemanusiaan itu menjadi ajaran dasar. Hal ini tak nampak di diri Mario yang begitu emosial dalam meluapkan kekesalan hingga tidak memiliki rasa kekhawatiran terhadap kondisi orang lain.

"Bagaimana dia mengelola emosi, mengekspresikan emosi, menyelesaikan masalah itu menjadi hal-hal yag kritikal, menjadi pertanyaan juga gitu kenapa kemudian tidak muncul rasa menyesal, rasa khawatir dan seterusnya," terang Rita saat dihubungi Suara.com, Sabtu (25/2/2023).

baca juga

Rita mengesampingkan kekayaan sebagai biang kerok lantaran banyak ditemukan anak dari keluarga berkecukupan yang menunjukkan sisi empati dan welas asih.

Rita memusatkan pentingnya penanaman nilai orang tua untuk mencegah seorang anak berbuat arogan.

"Pertama tentu sangat menyesalkan masalah yang dimiliki referensi dengan menggunakan kekerasan, entah ini value, budaya di dalam keluarga," ujarnya.

Sosiolog: Akibat perilaku hedonisme

Sosiolog Universitas Nasional (Unas), Sigit Rochadi juga menilai hedonisme menjadi penyebab mengapa Mario berperilaku tak terpuji. Ia menilai Mario haus pengakuan atas status sosialnya dan haus akan penghormatan.

"Dalam sosiologi dikenal sebagai hedonisme, orang yang bersenang-senang, orang yang merasa dirinya menjadi pemilik barang-barang mewah dan dia merayakan kesenangannya dengan barang-barang mewah," kata Sigit dihubungi Suara.com pada Sabtu (25/1/2023).

Berbeda dengan Rita, Sigit mempertimbangkan bahwa ada pengaruh kekayaan dengan sikap hedonisme yang mengarah ke perilaku kekerasan.

"Jadi kalau orang-orang bercucuran keringat, orang-orang bercucuran air mata, meskipun dia kaya, dia tidak berperilaku hedonis. Jadi hedonis itu ditunjukkan oleh generasi kedua, atau generasi ketiga, misalnya anak orang kaya raya, cucunya orang kaya raya, ini biasanya seperti itu," jelas Sigit.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Domino Kasus Mario Dandy, Bisa Bikin Defisit APBN Makin Dalam

Efek Domino Kasus Mario Dandy, Bisa Bikin Defisit APBN Makin Dalam

News | Sabtu, 25 Februari 2023 | 21:20 WIB

Gara-gara APA, Mario Dandy Tahu 'Perbuatan Tidak Baik' David ke Agnes Gracia

Gara-gara APA, Mario Dandy Tahu 'Perbuatan Tidak Baik' David ke Agnes Gracia

Serang | Sabtu, 25 Februari 2023 | 21:19 WIB

Shane Jadi Tersangka Kedua Penganiayaan David, Warganet Salfok Sama Baju Tahanannya

Shane Jadi Tersangka Kedua Penganiayaan David, Warganet Salfok Sama Baju Tahanannya

Purwokerto | Sabtu, 25 Februari 2023 | 21:16 WIB

Jadi Korban Penganiayaan Anak Pejabat, David Latumahina dan Beberapa Orang Lainnya Ajukan Permohonan Perlindungan kepada LPSK

Jadi Korban Penganiayaan Anak Pejabat, David Latumahina dan Beberapa Orang Lainnya Ajukan Permohonan Perlindungan kepada LPSK

Metro | Sabtu, 25 Februari 2023 | 21:13 WIB

Polres Jaksel Banjir Karangan Bunga, Tuntut Polisi Tangkap Agnes: Dari Si Paling Taat Pajak

Polres Jaksel Banjir Karangan Bunga, Tuntut Polisi Tangkap Agnes: Dari Si Paling Taat Pajak

Mamagini | Sabtu, 25 Februari 2023 | 21:07 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×