SuaraSoreang.id - Keputusan penting telah diambil PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) dalam sarasehan Liga 1 dan Liga 2 yang diadakan baru-baru ini di Surabaya, Sabtu (4/3/2023).
Keputusan tersebut bertujuan untuk memperbaiki kualitas sepakbola di Liga 2, sambil melindungi ekosistem bisnis Liga 1 dan Liga 2 yang ada.
Salah satu keputusan utama adalah untuk memastikan bahwa jadwal kompetisi antara Liga 1 dan Liga 2 tidak saling bertabrakan secara signifikan, sehingga Liga 2 dapat menikmati lebih banyak kesempatan untuk meningkatkan nilai komersial dan keolahragaannya.
Selain itu, akan ada peraturan dan format kompetisi yang lebih menarik, termasuk sistem play-off.
Ini adalah langkah maju yang signifikan untuk sepakbola Indonesia, dan para klub Liga 1 dan Liga 2 sepakat untuk bekerja sama dalam persiapan untuk musim mendatang.
Berikut hasil keputusan sarasehan liga 1 dan liga 2 dikutip dari laman resmi PSSI, Minggu (5/3/2023).
1. Kalender kompetisi antara liga 1 dan 2 akan seminimal mungkin beririsan satu sama lain, hal ini guna meningkatkan nilai komersial dan keolahragaan bagi Liga 2, agar kualitasnya naik secara signifikan.
Liga 2 akan memiliki slot tersendiri yang tidak beririsan dengan Liga 1, sehingga fans & suporter Liga 2 bisa menikmati sepakbola dengan lebih meriah.
2. Proteksi ekosistem bisnis Liga 1 dan Liga 2 yang akan dibangun dengan kepastian jadwal dan perizinan secara terpusat.
Baca Juga: Pemilu 2024 Resmi Ditunda, Mahfud MD: Sensasi Berlebihan!
3. Regulasi dan format kompetisi yang ditentukan dengan lebih menarik, dengan adanya sistem play-off.
4. Klub Liga 1 dan klub Liga 2 sepakat untuk menatap ke depan mempersiapkan tim untuk musim 2023/2024, dan di sela waktu khusus untuk Liga 2 akan dibuat mini turnamen untuk mempersiapkan tim. (*)
Sumber: pssi.org