SuaraSoreang.id - Ustadz Adi Hidayat menjelaskan arti pacaran yang sesungguhnya dalam islam sebelum membangun rumah tangga bersama pasangan.
Pacaran yang sebenarnya tidaklah sama dengan pacaran yang dipahami oleh orang-orang saat ini.
Pacaran menurut Adi Hidayat merupakan sebuah kegiatan atau masa menggunakan daun pacar di atas punggung tangan.
Kegiatan menggunakan daun pacar tersebut diiringi dengan waktu khusus selama 40 hari lamanya.
Dalam masa itu, seorang wanita maupun laki-laki yang akan menikah harus mempelajari fiqih berumah tangga.
"Jadi pacaran itu dulu adalah ada satu perangkat momentum untuk mempelajari fikih rumah tangga sebelum bersatu dalam kehidupan yang nyata," ujar Ustadz Adi Hidayat dalam channel YouTube Adi Hidayat Official yang dikutip pada Minggu (12/3/2023).
Pada masa tersebut calon istri maupun calon suami mempelajari hak dan kewajibannya saat berumah tangga kelak.
Calon istri dan calon suami itu bisa mempelajari fiqih rumah tangga kepada orang tuanya atau orang yang dianggap mampu memberikan pemahaman kepadanya.
"Nah calon istri dia juga belajar selama 40 hari kepada ibunya dan kepada ustazah atau siapa yang bisa memberikan pencerahan kepadanya," pungkas Adi Hidayat.(*)
Baca Juga: Serunya Pekan Olahraga Pemasyarakatan, Dubes Asing Lomba Balap Karung dengan Warga Binaan
Sumber: YouTube/Adi Hidayat Official