SuaraSoreang.id - Sebagai salah satu pesohor Indonesia, Amanda Manopo, tak lepas dari berbagai pemberitaan dan sorotan netizen tanah air.
Di media sosial YouTube, sebuah konten menarasikan seorang tentara yang naksir Amanda Manopo saat jadi host program Brownis di salah satu stasiun televisi.
Dalam sebuah kanal YouTube, tertulis judul "Kelewat Seksi, Tentara Ganteng Ini Naksir Sama Amanda Manopo saat Jadi Host Brownis" dikutip Senin (13/3/2023).
Thumbnail kanal YouTube tersebut menampilkan foto Amanda Manopo bersanding dengan seorang pria berpakaian seragam tentara.
Pada foto tersebut tersemat kalimat "LIVE BREAKING NEWS, SUMPAH VIDEO INI VIRAL! AMANDA MANOPO DI RAYU TENTARA GANTENG INI," lantas benarkah demikian?
CEK FAKTA:
Berdasarkan penelusuran, isi video tersebut berisi potongan video Amanda Manopo dalam berbagai acara.
Narator kanal YouTube tersebut membaca dua artikel berbeda tentang Amanda.
Pertama, dia membacakan artikel berjudul "Kelewat Seksi, Baju Amanda Manopo saat Jadi Host Brownis bareng Ayu Ting Ting Disorot" yang tayang di sebuah media online pada Kamis (16/2/2023).
Narator juga membacakan artikel berjudul, "Amanda Manopo Menangis Ungkap Rasa Sayangnya ke Ayah di Hari Valentine" yang tayang Rabu (15/2/2023).
Baca Juga: Eks Kades Meranti yang Viral Pamer Uang sambil Tiduran Divonis 2 Tahun 10 Bulan
Video berdurasi hampir sembilan menit tersebut sama sekali tidak membahas tentang seorang tentara yang naksir Amanda Manopo saat jadi host program Brownis.
Adapun foto pria yang ada dalam thumbnail kanal YouTube tersebut bernama Mahadir Hamka, anggota TNI yang sempat viral karena memberikan seluruh gajinya pada orang tuanya.
Foto dalam thumbnail merupakan tangkap layar saat Hamka menjadi program Pagi-Pagi Ambyar di salah satu stasiun televisi pada 20 Desember 2022.
Kesimpulan: Klaim tentang tentara ganteng naksir sama Amanda Manopo saat jadi host Brownis adalah tidak benar alias hoax.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta bandung.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com.
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).