SuaraSoreang.id – Tersebar kabar bahwa anak sulung Rafael Alun Trisambodo memiliki harta dengan nominal besar di kotak rahasia (safe deposit box).
Harta keluarga Rafael Alun Trisambodo mulai terungkap satu per satu, termasuk kekayaan yang disimpan di kotak rahasia (safe deposit box).
Kekayaan mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rafael Alun Trisambodo yang disimpan di kotak rahasia (safe deposit box) mulai terungkap, bahkan anak sulungnya diduga juga memiliki hal yang serupa.
Ternyata Rafael Alun Trisambodo juga memiliki kotak rahasia (safe deposit box) di salah satu bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dikutip dari akun twitter @logikapolitikid pada Selasa (14/3/2023), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan penemuan tersebut pada minggu lalu.
Penjelasan
"Sabar ya Nak. Orangtuamu masih mencari tempat yang aman untuk menyimpan harta. @PPATK, mohon periksa juga kotak penyimpanan aman (safe deposit box) atas nama anak pertamanya, Rat. Di sana jumlahnya tidak kalah besar." Tulis akun Twitter @logikapolitikid.
Ditengah kasus yang menjerat Rafael Alun Trisambodo sebuah, tersebar video menunjukkan bahwa anak sulung Rafael Alun Trisambodo justru sedang asik melakukan olahraga.
Namun sampai saat ini PPATK belum memeriksa kebenaran atas anak sulung Rafael Alun Trisambodo yang memiliki harta di Safe Deposit Box.
Kesimpulan
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi lebih lanjut terkait hal tersebut. Sehingga berita ini belum dapat dipastikan kebenarannya.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta soreang.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com.
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected]. (*)