SuaraSoreang.id - Perbuatan zina, adalah perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah SWT.
(Qs. Al-Isra' Ayat 32): "Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk"
Allah SWT melaknat orang-orang yang melakukan perbuatan zina tersebut, karena hanya manusia terhina yang hanya akan melakukan dosa tersebut.
Allah SWT menyukai orang-orang yang bertaubat, maka barang siapa yang melakukan dosa zina, lalu ia bertaubat. Maka Alla SWT akan memberikan pengampunan terhadap dirinya.
Perkara bertaubat, taubat yang dimaksud adalah taubat yang membuat seseorang menyesal, bahkan membenci dan menjauhi perbuatan zina tersebut.
Allah SWT juga meminta agar barang siapa yang sudah terlanjur melakukan zina, maka minta ampun lah secepatnya. Tak hanya minta ampun, Allah SWT juga memerintahkan kepada mereka yang berzina untuk menyembunyikan dosa zinanya dari umat manusia. Dan hanya diberitahukan kepada Allah SWT, maka Allah SWT pun menyembunyikan aib zina seseorang tersebut dari sesamanya.
Ada pendapat yang menyebutkan bahwa dosa berzina akan berdampak terhadap keturunannya, hingga 7 keturunan. Namun, Buya Yahya memberi penjelasan terkait hal ini.
"Bohong, bahkan tidak benar riwayat hadits, orang yang berzina tidak akan diampuni hingga 7 keturunan, bohong hadits palsu, ga ada itu, anaknya bersih suci kok disalah salahin, anaknya bersih suci kok dan bisa menjadi Wali Allah, ini kadang yang suka menjadi masalah mengenai berita-berita palsu sepeti itu, maksudnya untuk nakut nakuti orang yang berzina, tapi karena namanya palsu ya palsu, bohong ya bohong, haram, dosa menyebarkannya, semoga Allah mengampuni dan menjauhkan kita dari zina" terang Buya Yahya.
Buya Yahya menjelaskan bahwa pendapat yang mengatakan bahwa dosa zina hingga 7 keturunan adalah pendapat yang tidak benar, tujuan dari pendapat ini memang baik untuk menakuti orang yang melakukan zina. Akan tetapi, ini adalah hadist palsu yang apabila terus disebarluaskan akan menjadi dosa.
Baca Juga: Dosa Zina Langsung Diampuni Tanpa Harus Menunggu 40 Tahun? Begini Kata Buya Yahya
Sumber: Al - Bahja TV