SUARA SOREANG - Belum lama ini, wakil bupati Indramayu Lucky Hakim, mundur dari jabatan. Lucky Hakim, menjelaskan alasan mundur sebagai bupati karena ketidakmampuannya untuk mengemban amanah sebagai alasan formal.
Ketidakmampuan dirinya untuk menunaikan janji-janji yang telah diucapkan pada saat kampanye saat. Lucky Hakim juga menjelaskan mengenai peranan seorang artis atau selebritis yang menjadi sosok untuk mensosialisasikan program-program.
Sebelumnya, ia di amanatkan untuk membangun Indramayu bersama, dan ia sampaikan janji tersebut kepada rakyat.
Ketika terpilih, ia mengatakan jika sistem bupati kembali kepada undang-undang dan ia juga mengatakan jika banyak sekali tugas seorang bupati, tetapi tugas seorang wakil hanya 'satu' yakni membantu bupati bilamana dibutuhkan.
Lucky juga menegaskan jika ia yang salah, karena percaya pada janji-janji politik, dan penyebab ia mengundurkan diri sebagai wakil pun bukan dikarenakan konflik antara bupati dengan dirinya.
"Bukan konflik antara bupati dan wakil, perpecahan kepala daerah awalnya bilang 'a' pas terjadi kembali ke undang-undang," ujar Lucky Hakim, dikutip dari cumi-cumi pada Sabtu (8/4/23).
Lucky Hakim pun menjelaskan mengenai survei dari kemendagri bahwa keharmonisan bupati dan wakilnya hanya akan berjalan sekitar 3-4 pertama.
"Yang dialami saya, sekitar 4 bulan bahkan 7 bulan lah, itupun alasannya bertahan," ungkapnya.
Mantan wakil bupati itu kembali menegaskan jika ia tidak sama sekali menjelaskan bupati indramayu namun karena sistem yang berubah ketika terpilih, ia memilih mundur sebagai wakil karena tidak mampu melaksanakan segala amanah yang telah ia janjikan sebelumnya.
"Ketika terjadi, saya mengatakan tidak mampu melaksanakan amanat nya," pungkasnya. (*)
Baca Juga: 7 Perusahaan BUMN yang Disuntik Mati Jokowi, Bukan Untung Malah Buntung
Sumber: Youtube/Cumi-cumi