SUARA SOREANG - Rumah tangga Virgoun dan Inara Rusli mengalami goncangan berat setelah sang vokalis kedapatan berselingkuh.
Inara kemudian membeberkan masalah ini ke publik dan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Setelah dugaan perselingkuhan tersebut menjadi isu yang semakin menyebar, Virgoun memberikan klarifikasinya.
Lewat kanal YouTube miliknya, Virgoun mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas kegaduhan yang telah terjadi.
Virgoun menjelaskan bahwa cinta yang dulu pernah ada mulai memudar dan ia tidak tegas dan jujur dalam mengungkapkan perasaannya.
Ia mencari kebahagiaan di luar rumah tangganya dan ini merupakan kesalahan besar.
Namun, Virgoun juga menegaskan bahwa cintanya pada sang istri sudah hilang dan ia memutuskan untuk bercerai.
Melalui kuasa hukumnya, Sandy Arifin, Virgoun mengungkapkan bahwa ia ingin menyelesaikan masalah rumah tangganya dengan Inara Rusli secara baik-baik.
Sandy Arifin menyatakan bahwa permohonan cerai akan didaftarkan ke Pengadilan Agama pekan depan.
Baca Juga: Prediksi Fulham vs Manchester City di Liga Inggris: Preview, Skor, Link Live Streaming
Sandy Arifin menegaskan bahwa kemungkinan ia akan mendaftarkan perceraian Virgoun dengan sang istri pada hari Rabu atau Kamis pekan depan.
Setelah mengungkapkan kesalahannya dan meminta maaf, Virgoun meminta agar publik tidak lagi menyudutkannya perihal perselingkuhan.
Virgoun dan kuasa hukumnya juga menegaskan bahwa mereka akan melaporkan beberapa pihak yang masih menyudutkan Virgoun perihal ini.
Virgoun merasa sudah meminta maaf dengan tulus atas kesalahan yang dilakukannya.
"Kami juga mendapatkan kuasa untuk melakukan somasi secara terbuka, dan juga kalau seandainya klien kami sudah membuat permintaan maaf secara tulus dan ikhlas terus kemudian masih juga ada pihak-pihak yang memprovokasi atau membuat berita yang nggak bener ya kami mohon maaf, klien kami juga tidak akan tinggal diam," kata Sandy Arifin dalam keterangan pers dikutip Minggu (30/4/2023)
Disebutkan Virgoun ingin menyelesaikan masalah rumah tangganya dengan Inara Rusli secara adil, bijaksana, dan baik-baik.
Oleh karena itu, ia tidak ingin lagi ada yang membahas dan menyudutkannya perihal ini. (*)