SUARA SOREANG - Cerita tentang dokter Wayan telah menjadi viral di media sosial.
Pemberitaan tersebut berkaitan dengan fakta bahwa dokter Wayan tinggal di sebuah rumah mewah yang dipenuhi dengan sampah.
Bersamaan dengan itu, kehidupan dokter Wayan juga jadi sorotan termasuk keberadaan mantan istrinya.
Mantan istri pertama dokter Wayan, bidan Nur Khoiriyah, akhirnya memberikan tanggapannya terhadap viralnya mantan suaminya tersebut, dan ia juga menyebutkan kejadian yang terjadi 15 tahun yang lalu.
Wanita ini mengungkapkan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh mantan suaminya sebagai perbuatan keji yang bahkan membuatnya merasa hancur.
Melalui akun Instagram pribadinya, Nur menumpahkan perasaannya yang selama ini ia simpan.
Dalam tulisan yang panjang, ia menyinggung tentang kesulitan yang pernah dialaminya di masa lalu.
"Alhamdulillah, saya yakin dengan firman Allah SWT bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Karena sesungguhnya, setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Sesungguhnya, setelah kesulitan pasti ada kemudahan," ungkap bidan Nur di akun Instagram @hj.nur_ch miliknya dikutip dari TikTok @sasmitatv, Minggu (7/5/2023)
Lebih lanjut, ibu dari dua anak ini menceritakan tentang masa-masa pahit yang pernah ia alami.
Baca Juga: Turunkan Angka Pengangguran, Khofifah Komitmen Lahirkan SDM Terampil
Ia mengungkapkan bahwa ia telah menderita selama bertahun-tahun.
Namun, saat ini, Nur merasa lega karena akhirnya memetik hasil manis dari kesabarannya.
"Dengan tetap bersyukur kepada Allah atas segala karunia kesehatan dan kekuatan, saya yakin dan sepenuh hati meyakini bahwa Allah adalah Hakim yang adil," tulisnya
"Saat ini, saya berada pada tahap di mana saya telah ikhlas dan fokus pada tujuan hidup yang lebih baik di akhirat. Saya telah memaafkan dan ikhlas tanpa membawa dendam terhadap mereka yang melakukan kesalahan," lanjut tulisan tersebut.
"Saya hanya mengangkat tangan untuk mohon kepada Tuhan semesta alam, dan Allah SWT dengan keadilannya akan memberikan hukuman yang pantas," tambahnya
"Hukuman tersebut tidak akan tertunda hingga setelah kematian, bahkan di dunia ini Allah sudah memberikan balasan yang layak. Saya bersyukur kepada Allah karena masih diberi umur untuk menyaksikan pelaksanaan hukuman tersebut. Cintai Allah SWT," pungkas ia. (*)