SUARA SOREANG – Sejumlah 288 Siswa MAN 1 Kota bekasi menjadi korban penipuan dari pihak Event Organizer study tour mereka ke Jogjakarta.
Diketahui bahwa setiap siswa yang hendak mengikuti study tour ini membayar 2 juta per orang, dan total yang sudah pihak sekolah transfer pada panitia Study Tour ini sudah mencapai angka 474 Juta Rupiah.
Dilansir dari akun TikTok @liputancikarang, seseorang pun menceritakan kronologis dari terbongkarnya penipuan study tour.
Dijelaskan jika harusnya anak-anak berangkat dari Mei akhir, tapi gak ada kepastian keberangkatan. Akhirnya diundur terus sampe Juni awal.
"Juni awal juga gaada kepastian, akhirnya si ADIT ini ngejanjiin berangkat hari ini setelah Maghbrib kisaran jam7 tapi sampe jam 9 bis yang mau berangkat ke jogja Cuma 3, padahal kita butuh kira-kira 7-8 bis. Dia ngasih banyak alesan macet dll, tapi tetep ga dateng-dateng bisnya", tulisnya.
"Usut punya usut, pihak sekolah nanya ke pihak penginapan yang dia bilang sudah disewa sama dia untuk di Jogja. Namun saat pihak sekolah tanya ke pihak penginapan, ada fakta kalo gaada reservasi atas nama MAN 1 Kota Bekasi min,"
Selain itu tersiar kabar jika salah satu orang EO baru saja membeli motor yang harganya ternilai mahal.
Diketahui, setelah terjadinya kericuhan dari orang tua murid yang protes, pihak EO sudah diamankan oleh kepolisian. (*)
Baca Juga: Sosok Camat Kemuning, Punya Harta Miliaran Pada 2018 Tak Lapor LHKPN Lima Tahun