SUARA SOREANG - Denise Chariesta tengah menjadi perbincangan publik karena tindakan kontroversialnya.
Ia sempat melakukan open donasi untuk biaya persalinan dan mengaku sedang mengalami krisis ekonomi.
Sebagai pengusaha bunga, Denise mengakui bahwa dirinya sudah habis-habisan secara materi.
Meskipun menghadapi krisis ekonomi, Denise menegaskan bahwa ia tidak ingin menikahi pria yang pendapatannya hanya Rp 10 juta per bulan.
Dalam sebuah video yang diuanggah akun Instagram @lambe_danu, Denise menjawab pertanyaan mengenai pilihannya jika diajak serius oleh pria dengan gaji Rp 10 juta dan berbeda agama.
Menurutnya, perbedaan agama bukanlah masalah, karena setiap orang memiliki kepercayaan masing-masing.
Namun, gaji sebesar Rp 10 juta per bulan dianggapnya sebagai masalah besar.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan sehari-harinya mencapai Rp 1 juta, termasuk perawatan tiga anjingnya yang mencapai Rp 5 juta per anjing.
"Kalau (pria) digaji 10 juta itu masalah besar, karena saya sehari makannya Rp 1 juta," kata Denise dikutip Senin (31/7/2023).
Baca Juga: Uji Coba Tiga Pekan, Transjakarta Rute Kalideres-Bandara Soetta Angkut 14.222 Penumpang
Selain itu, ia juga mengaku memiliki 29 karyawan dengan gaji di atas Upah Minimum Regional (UMR), dengan gaji minimal Rp 7 juta per bulan.
Semua ini belum termasuk kebutuhan di supermarket dan konsumsi makanannya yang mencapai 5 kilogram mangga per hari.
Tindakan Denise ini menuai beragam tanggapan dari publik.
Ada yang mendukungnya dalam mengatasi krisis ekonomi dan berpendapat bahwa ia memiliki hak untuk memilih pasangan sesuai kriteria yang diinginkan.
Namun, ada pula yang mengkritiknya karena dianggap terlalu eksklusif dalam mencari pasangan hidup. (*)