SUARA SOREANG - Kasus pelecehan seksual yang menimpa anak Pinkan Mambo, MA, oleh ayah tirinya menjadi perbincangan hangat.
Di lain sisi, Pinkan Mambo sendiri tidak ragu untuk membongkar beberapa sifat buruk yang ada pada MA, meskipun tetap memberikan kasih sayang penuh pada anaknya tersebut.
Menurut Pinkan, karakter MA sangat berbeda dengan keempat adik-adiknya.
Meskipun begitu, ia tetap mencintai MA dengan sepenuh hati.
Pinkan Mambo mengakui bahwa empat adik-adik MA sangat menyayangi dirinya, namun ia tidak membedakan perlakuannya pada setiap anaknya.
Namun, Pinkan juga tidak menutupi fakta bahwa MA memiliki sifat nakal dan tidak bisa diatur.
MA cenderung ingin keluar untuk berdugem setiap malam, hal ini membuat Pinkan kesulitan mengendalikan dan memberikan nasihat pada putrinya yang berusia 17 tahun tersebut.
"Jadi dia anaknya nakal nggak bisa diatur, jadi maunya dugem setiap malam. Ada satu dan yang lain halnya yang parah tapi saya nggak mau ngomong di sini," kata Pinkan Mambo di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, dikutip Selasa (1/8/2023).
Selain itu, MA juga meminta bantuan untuk mengurus KTP, karena ingin mencari pekerjaan sebagai pelayan di restoran. Namun, Pinkan tidak memberikan izin untuk itu.
Baca Juga: Jadi Tersangka Tampar Balita Gegara Papan Catur, Dokter M Minta Damai
Pinkan Mambo mengaku telah membimbing MA untuk mengembangkan bisnis dan berkarier di dunia hiburan. Tetapi, MA memilih untuk bekerja sebagai waitress di restoran.
Saat ini hubungan antara Pinkan Mambo dan MA menjadi tidak harmonis akibat kasus pelecehan seksual yang terjadi dengan ayah tirinya.
Suami Pinkan Mambo itu kini telah ditahan oleh pihak berwajib karena kasus pelecehan seksual yang dialamatkan pada MA. (*)