soreang

Kenapa Sih Nyamuk Suka Berdesing di Telinga? Ternyata Ada Penjelasannya Loh!

soreang Suara.Com
Jum'at, 18 Agustus 2023 | 12:38 WIB
Kenapa Sih Nyamuk Suka Berdesing di Telinga? Ternyata Ada Penjelasannya Loh!
Ilustrasi. Kenapa nyamuk senang berdesing dekat telinga? (Unsplash/ Lucas van Oort)

SUARA SOREANG - Setelah seharian beraktivitas kita mendambakan istirahat dengan tidur nyenyak dan nyaman.

Namun seringkali saat hendak tidur, telinga kita terganggu oleh desing nyamuk dekat telinga.

Nyatanya nyamuk sering kali mengeluarkan suara berdesing di dekat telinga manusia karena kombinasi faktor yang terkait dengan biologinya dan perilakunya. 

Berikut adalah alasan utama mengapa nyamuk mengeluarkan suara berdesing dekat telinga:

Gerakan sayap
Suara berdesing utamanya disebabkan oleh gerakan cepat sayap nyamuk. 

Sayap nyamuk bergetar dengan frekuensi tinggi, menciptakan suara berdesing atau mendesing saat mereka terbang.

Daya tarik karbon dioksida
Nyamuk betina, yang bertanggung jawab untuk menggigit, tertarik pada karbon dioksida yang dikeluarkan oleh manusia. 

Mereka menggunakan karbon dioksida sebagai isyarat untuk mencari inang potensial bagi makanan darah. 

Ketika mereka berada dalam jarak dekat dengan seseorang, mereka mungkin mengelilingi kepala, sehingga suara berdesing menjadi lebih terasa dekat dengan telinga.

Baca Juga: Bhayangkara FC vs Borneo FC: Silverio Optimis Tumbangkan Tuan Rumah

Kedekatan dengan telinga
Suara berdesing lebih menonjol saat nyamuk terbang di dekat telinga karena suara tersebut tidak memiliki jarak tempuh yang panjang. 

Saat mereka terbang di sekitar kepala, suara berdesing menjadi lebih terdengar.

Frekuensi sayap bergetar
Berbagai spesies nyamuk memiliki frekuensi sayap bergetar yang berbeda-beda, yang dapat berkontribusi pada perbedaan nada dan intensitas suara berdesing.

Melansir dari Livescience, Michael Riehle, seorang profesor entomologi di Universitas Arizona mengatakan kulit manusia mengeluarkan campuran aroma yang unik yang akan lebih menarik bagi beberapa nyamuk daripada yang lain.

Penelitian lain menemukan bahwa nyamuk betina lebih tertarik pada orang yang memiliki bakteri kulit yang kurang beragam daripada orang dengan bakteri kulit yang lebih beragam; 

Para pengisap darah ini juga lebih menyukai orang yang mengenakan pakaian berwarna gelap, seperti hitam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI