SUARA SOREANG - Oklin Fia, selebgram kontroversial, membuat konten provokatif di media sosial, termasuk video menjilat es krim di area pria yang menuai kontroversi.
Tak hanya itu, Oklin juga sering membagikan foto sensual dengan hijab di Instagram.
Dalam podcast Denny Sumargo, Oklin Fia dengan santai merespons apa yang diperbuatnya, yang disebut memancing fantasi nakal.
"Senang enggak kalau dirimu dijadikan bahan fantasi laki-laki? Banyak ya?" tanya Denny Sumargo.
"Banyak sih, sampai kayak ada yang pernah ada yang jadiin foto gitu, terus kayak gini-gini. Ngirimin videonya ke aku. Aku sering nontonin," jawab Oklin Fia sambil tertawa kecil.
Melansir berbagai sumber, seseorang mungkin merasa senang menjadi objek fantasi seksual atas berbagai alasan psikologis. Berikut beberapa penjelasan yang mungkin ada:
Validasi dan Keinginan
Dilansir dari Healtline, menjadi objek fantasi seksual seseorang dapat memberikan rasa validasi dan daya tarik bagi individu bersangkutan.
Hal ini dapat meningkatkan harga diri dan membuat individu tersebut merasa menarik dan diinginkan.
Eksplorasi dan Fantasi
Fantasi seksual memungkinkan individu untuk mengeksplorasi keinginan dan fantasi mereka dalam lingkungan yang aman dan terkendali.
Baca Juga: Hasil Bologna Vs AC Milan di Liga Italia: Rossoneri Petik Kemenangan 2-0
Ini bisa menjadi cara untuk memenuhi fantasi yang mungkin tidak mungkin atau tidak diinginkan untuk diwujudkan dalam kehidupan nyata.
Kekuasaan dan Kontrol
Beberapa individu mungkin menikmati perasaan kekuasaan dan kontrol yang muncul dengan menjadi objek fantasi seksual seseorang.
Ini bisa memberikan rasa dominasi atau ketergantungan, tergantung pada sifat fantasi tersebut.
Peningkatan Gairah
Mengetahui bahwa seseorang merasa menarik secara seksual kepada mereka dapat meningkatkan gairah dan kenikmatan seksual.
Hal ini dapat berkontribusi pada perasaan kegembiraan dan gairah yang lebih tinggi.
Penting untuk dicatat bahwa preferensi dan motivasi individu dapat bervariasi secara besar-besaran.