soreang

Amanda Manopo Enggan Curhat di Medsos karena Sering di Cocoklogi, Kenali Penyebab Orang Melakukannya

soreang Suara.Com
Jum'at, 25 Agustus 2023 | 10:30 WIB
Amanda Manopo Enggan Curhat di Medsos karena Sering di Cocoklogi, Kenali Penyebab Orang Melakukannya
Amanda Manopo (Instagram @fdphotography90's)

SUARA SOREANG - Amanda Manopo mengungkap mengapa dirinya tak lagi berbagi hal pribadi lewat media sosial.

Menurut Amanda Manopo hal itu karena apa yang diungkap olehnya akan dijadikan cocoklogi oleh sejumlah pihak.

"Apa pun yang gue posting, itu akan di cocoklogi dan akan dibesar-besarin sama orang," ungkap Amanda Manopo dikutip dari akun TikTok @adistychandra123, Kamis (24/8/2023).

Cocoklogi adalah istilah dalam bahasa Indonesia yang mengacu pada kecenderungan orang untuk mencari bukti yang mendukung keyakinan atau pendapat mereka, daripada mencari bukti yang menentangnya.

Hal ini mirip dengan konsep confirmation bias atau bias konfirmasi dalam istilah bahasa Inggris.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa orang menyukai bias konfirmasi atau cocoklogi:

Efisiensi kognitif
Melansir britannica, memproses dan mengevaluasi setiap informasi untuk membentuk kesimpulan yang tidak bias dapat memakan waktu dan membebani mental. 

Bias konfirmasi memungkinkan seseorang untuk dengan cepat mengambil keputusan dan membentuk penilaian berdasarkan keyakinan yang sudah ada tanpa secara kritis mengevaluasi bukti yang bertentangan.

Perlindungan harga diri
Menurut Simply Psychology, bias konfirmasi dapat membantu melindungi harga diri seseorang dengan memperkuat keyakinan mereka dan membuat mereka merasa divalidasi. 

Baca Juga: Gertak Sambal Gagal, Pelatih Thailand Akui Kehebatan Timnas Indonesia U-23

Orang cenderung mencari informasi yang mendukung prasangka mereka untuk mempertahankan citra diri yang positif

Mengurangi disonansi kognitif
Effectiviology menulis, Disonansi kognitif terjadi ketika ada konflik antara keyakinan seseorang dan informasi baru. 

Bias konfirmasi membantu individu menghindari ketidaknyamanan dari disonansi kognitif dengan secara selektif mencari dan menafsirkan informasi yang selaras dengan keyakinan mereka yang sudah ada.

Mempertahankan identitas sosial
Orang sering kali membentuk keyakinan dan opini yang selaras dengan kelompok sosial atau komunitas mereka. 

Bias konfirmasi membantu individu mempertahankan rasa memiliki dan konformitas dalam lingkaran sosial mereka dengan memperkuat keyakinan bersama

Penting untuk dicatat bahwa meskipun bias konfirmasi dapat memberikan jalan pintas kognitif dan kenyamanan psikologis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI