SUARA SOREANG - Penyanyi Tiara Andini menghadapi kritik terhadap penampilannya.
Hal ini terjadi saat Tiara Andini tampil di sebuah acara offline dan mempromosikan single terbarunya.
Dalam video yang tersebar di media sosial, Tiara Andini tampil bersama dua penari latar.
Penyanyi yang meraih popularitas melalui Indonesian Idol musim kesepuluh ini mengenakan jumpsuit jeans dengan bagian atas yang sedikit terbuka.
Namun, penampilan penuh energi Tiara ini mendapat tanggapan negatif dari beberapa pengguna media sosial.
Bahkan, ada beberapa pengguna media sosial yang diduga melakukan body shaming terhadap Tiara Andini.
Beberapa komentar dari pengguna media sosial termasuk, "Pinggangnya ke mana?" dan "Dia tidak berolahraga, ya?"
Body shaming adalah masalah yang kejam dan meresap yang mempengaruhi banyak orang, termasuk para selebriti.
Melansir berbag sumber, berikut adalah beberapa alasan mengapa netizen melakukan body shaming terhadap artis
1 Pengkondisian sosial
Melansir laman Elle, Perempuan sering dikondisikan untuk percaya bahwa nilai mereka berasal dari penampilan dan tubuh mereka.
Pengkondisian sosial ini dapat mengarah pada budaya mempermalukan tubuh, di mana orang merasa berhak untuk mengkritik orang lain berdasarkan penampilan mereka.
2 Keinginan untuk mendapatkan perhatian
Beberapa netizen mungkin mempermalukan selebriti sebagai cara untuk mendapatkan perhatian atau validasi dari orang lain.
Mereka mungkin merasa bahwa komentar mereka akan diperhatikan dan dihargai oleh orang lain dalam lingkaran sosial mereka.
3 Kurangnya empati
Body shaming sering kali berasal dari kurangnya empati dan pemahaman terhadap orang lain.
Netizen yang melakukan body shaming mungkin tidak menyadari bahaya yang dapat ditimbulkan oleh komentar mereka dan mungkin tidak mempertimbangkan perasaan orang yang mereka hina.
4 Untuk merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri
Beberapa warganet mungkin mempermalukan selebriti sebagai cara untuk merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri, mengutip Global News.
Mereka mungkin menggunakan body shaming sebagai cara untuk mengalihkan perhatian dari insecurty dan kekurangan mereka sendiri.
5 Kecemburuan dan insecurity
Beberapa netizen mungkin mempermalukan selebriti karena cemburu atau merasa insecure.
Mereka mungkin merasa terancam oleh kesuksesan atau kecantikan orang lain dan menggunakan body shaming sebagai cara untuk menjatuhkan mereka.
6 Ekpektasi berlebih
Menurut laman Marie Claire, masyarakat sering kali memberikan ekspektasi yang tidak realistis pada selebriti untuk mempertahankan tipe tubuh atau penampilan tertentu.
Tekanan ini dapat menyebabkan body shaming dan kritik ketika selebriti tidak memenuhi ekspektasi tersebut.
Secara keseluruhan, body shaming adalah masalah kompleks yang dapat berasal dari berbagai faktor, termasuk pengkondisian sosial, kecemburuan, kurangnya empati, keinginan untuk mendapatkan perhatian, dan tekanan masyarakat.
Penting untuk mengenali bahaya yang dapat ditimbulkan oleh body shaming dan bekerja untuk mempromosikan kepositifan tubuh dan penerimaan untuk semua orang. (*)