Gagal Total di Kejuaraan Dunia Bulutangkis, Ini Kata Susy Susanti

Minggu, 05 Agustus 2018 | 07:48 WIB
Gagal Total di Kejuaraan Dunia Bulutangkis, Ini Kata Susy Susanti
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti usai konferensi pers jelang Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (26/7). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, mengakui hasil yang diraih Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018 amat mengecewakan bagi PBSI maupun masyarakat pecinta bulutangkis Indonesia.

"Hasil ini memang tidak sesuai dengan target kami yaitu satu gelar juara. Saya sebagai Kabid Binpres dan manajer tim minta maaf kepada masyarakat Indonesia karena belum bisa memberikan hasil terbaik," ujar Susy dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (5/8/2018).

Seperti diketahui, wakil-wakil Indonesia yang turun di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018 gagal mengemban tugas untuk setidaknya mengamankan satu gelar juara.

Pasangan ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang digadang-gadang paling berpeluang merengkuh medali emas, nyatanya hanya bisa melangkah hingga babak perempat final.

Mereka dikalahkan wakil Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dua gim langsung dengan skor 19-21, 18-21.

Lebih miris jika dilihat secara keseluruhan. Dari 17 wakil yang dibawa Indonesia ke Nanjing, Cina, tak ada satupun yang menginjakan kaki ke babak final.

Hanya pasangan ganda putri yang terlihat punya kontribusi besar dan perkembangan yang cukup signifikan di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018.

Dari empat wakil ganda putri yang diikutsertakan, tiga di antaranya mampu melangkah ke babak perempat final. Hasil terbaik di raih oleh pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang mampu melaju ke babak semifinal usai mengandaskan unggulan pertama asal Cina, Chen Qingchen/Jia Yufei.

Hasil terbalik kembali ditorehkan oleh sektor tunggal Indonesia, baik putra maupun putri. Dari lima wakil yang diterbangkan ke Nanjing, Cina, tak ada satupun yang mampu setidaknya melangkah ke perempat final.

Baca Juga: Poco-Poco Massal, Jalur Busway Ini Ditutup

Tiga wakil tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie dan Tommy Sugiarto, hanya mampu melangkah hingga babak kedua. Sementara, sektor tunggal putri yang mengirim dua wakil melalui nama Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani, juga tak mampu melangkah jauh dan terhenti di babak kedua turnamen.

Susy Susanti menilai, hasil ini memang tak sesuai ekspektasi siapapun. Menurutnya, wakil-wakil Indonesia harus segera bangkit untuk mempersiapkan diri di turnamen selanjutnya, yakni Asian Games 2018 yang akan berlangsung di rumah sendiri.

"Kami tentunya sedih dan kecewa dengan hasil ini, tetapi kami harus bangkit dan bekerja keras lagi untuk pertandingan berikutnya, terutama Asian Games yang sudah di depan mata," tambah Susy Susanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI