4 Fakta Pebalap Anyar Ferrari Leclerc, "Harry Potter dari Monako"

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Kamis, 13 September 2018 | 07:07 WIB
4 Fakta Pebalap Anyar Ferrari Leclerc, "Harry Potter dari Monako"
Pebalap tim Sauber, Charles Leclerc, musim depan akan memperkuat tim Ferrari. [AFP/Andrej Isakovic]

Suara.com - Langkah 'radikal' dibuat tim balap papan atas Formula 1 (F1), Ferrari. Pada Selasa (11/9/2018) lalu, Ferrari mengumumkan Charles Leclerc sebagai tandem dari pebalap utama mereka, Sebastian Vettel, di kancah F1 2019.

Banyak yang menilai Ferrari terlalu berani mengambil keputusan tersebut dan berisiko tinggi dengan merekrut Leclerc.

Pasalnya, pebalap kelahiran Monako, 16 Oktober 1997, itu masih sangat minim pengalaman. Tahun ini merupakan penampilan perdananya di ajang jet darat ini.

Baca Juga: Esteban Ocon, Dahulu Depak Rio Haryanto, Kini Bernasib Serupa

Namun, Ferrari tetap tak bergeming. Mereka tetap optimistis dengan keputusan yang telah dibuat dengan merekrut pebalap muda seperti Leclerc.

Charles Leclerc menggeser posisi juara dunia F1 2007 Kimi Raikkonen yang kembali ke tim lamanya, Sauber, dan mengikat kontrak selama dua tahun.

Dalam cuitannya di akun Twitter pribadinya, Leclerc menuliskan rasa suka citanya dipercaya membawa mobil tim sebesar Ferrari.

"Impian yang menjadi nyata...Saya akan mengendarai @scuderiaferrari di Kejuaraan Dunia Formula 1 2019. Saya akan selalu berterima kasih kepada @scuderiaferrari atas kesempatan yang diberikan," cuit Leclerc.

Postingan Charles Leclerc. [Twitter@Charles_Leclerc]

"Saya akan bekerja keras agar tidak mengecewakan. Tapi yang pertama, masih ada musim yang harus diselesaikan bersama tim yang luar biasa yang memberikan saya kesempatan bertarung dan menunjukkan potensi saya. Ayo @SauberF1Team," pungkasnya.

Postingan Charles Leclerc. [Twitter@Charles_Leclerc]

Berikut empat fakta menarik tentang Charles Leclerc yang kerap dijuluki "Harry Potter dari Monako", lantaran wajahnya yang mirip dengan pemeran film Harry Potter, Daniel Radcliffe, yang dirangkum Suara.com dari laman resmi F1.

1. Pebalap Ferrari Pertama dari Monako

Leclerc merupakan satu dari tiga pebalap kelahiran Monako yang mengikuti ajang F1. Louis Chiron menjadi pebalap pertama Monako yang terjun di arena jet darat ini.

Chiron yang wafat 22 Juni 1979 pada usia 1979, tercatat enam musim tampil di F1 (1950, 1951, 1953, 1955, 1956, dan 1958).

Prestasi terbaik Chiron di kancah F1 yakni finis ketiga pada balapan di rumahnya sendiri, Grand Prix (GP) Monako tahun 1950.

Baca Juga: Welcome Home ke Rumah Lama, Kimi Raikkonen !

Chiron yang kala itu memperkuat tim Officine Alfieri Maserati, finis di belakang Juan Manuel Fangio (Argentina/Alfa Romeo) dan Alberti Ascari (Italia/Ferrari).

Pada tahun 1994, Olivier Berreta mencoba mengikuti jejak Louis Chiron di kancah F1. Namun, dia hanya semusim tampil di ajang ini.

Itupun, Berreta yang memperkuat tim Tourtel Larrousse, tidak tampil semusim penuh. Dia hanya ikut sembilan kali start dari 10 seri yang diikutinya.

Sementara, Leclerc menjadi pebalap Monako pertama yang memperkuat Ferrari. Tentu ini jadi sejarah tersendiri bagi Monako dan Ferrari.

2. Pebalap Termuda Ferrari Sejak 1961

Saat tampil di balapan F1 GP Australia tahun depan, Leclerc akan menjadi pebalap termuda yang memperkuat Ferrari sejak terakhir dilakukan Ricardo Rodriguez.

Rodriguez masih menjadi pebalap termuda yang memperkuat Ferrari. Sejarah itu diukir pebalap asal Meksiko ini saat turun di balapan F1 GP Italia tahun 1961, di usia 19 tahun 208 hari.

Baca Juga: Tersingkir dari Jepang Open, Pelatih Akui Performa Jojo Menurun

Rekor itu tidak mampu dipecahkan Leclerc yang akan berusia 21 tahun saat mengemudikan mobil Ferrari pada balapan GP Australia 2019 mendatang.

Meski belum mampu memecahkan rekor Rodriguez, namun bagi Leclerc bisa memperkuat tim sebesar Ferrari sudah menjadi kebanggaan tersendiri.

3. Melanggar Tradisi Sejak Gilles Villeneuve

Keputusan Ferrari menggaet Leclerc tak ubahnya 'melanggar' tradisi. Biasanya, tim berlambang kuda jingkrak ini hanya menggaet pebalap yang punya segudang pengalaman dan gelar.

Sebastian Vettel misalnya, digaet Ferrari pada tahun 2015 berkat prestasinya yang menorehkan empat gelar juara dunia bersama Red Bull Racing (2010-2013).

Begitu pula dengan Kimi Raikkonen. Ferrari merekrut pebalap Finlandia ini pada tahun 2007 setelah menorehkan sembilan kemenangan bersama McLaren.

Baca Juga: The Minions Menang, 5 Ganda Putra Indonesia ke Babak Kedua

Leclerc sendiri merupakan rookie pada F1 tahun ini. Dari 14 seri yang telah berlangsung tahun ini, Leclerc belum sekalipun naik podium.

Prestasi terbaiknya hanyalah finis keenam pada F1 GP Azerbaijan di Sirkuit Baku, 29 April lalu.

Leclerc pun menjadi pebalap minim gelar yang direkrut Ferrari sejak Gilles Villeneuve, yang meninggal akibat kecelakaan saat sesi kualifikasi F1 GP Belgia di Sirkuit Zolder, 8 Mei 1982.

Ayah dari Jacques Villeneuve—juara dunia F1 1997—itu bahkan baru sekali ikut balapan di F1 GP Inggris tahun 1977 bersama McLaren.

Namun, hal itu tak membuat Ferrari khawatir dan merekrutnya pada tahun yang sama.

4. Karier Cemerlang di Tingkat Junior

Karier Charles Leclerc dimulai dari dunia balap karting pada tahun 2005. Dia tercatat tiga kali memenangi balapan karting French PACA Championship, tahun 2005, 2006 dan 2008.

Setelah sembilan tahun mengasah kemampuan di dunia balap karting, pada tahun 2014 Leclerc pindah ke balapan single-seater pertamanya, dengan mengikuti balapan Formula Renault 2.0 Alps.

Tak mau berlama-lama, di tahun berikutnya dia mulai menjejaki level yang lebih tinggi lagi dengan mengikuti balapan Formula 3 European Championship, memperkuat tim Van Amersfoort Racing.

Baca Juga: 'Dihukum' Bertubi-tubi, Romano Fenati Pensiun dari Dunia MotoGP

Dari 33 balapan yang diikuti, Leclerc sukses memenangi empat balapan dan membuatnya menempati peringkat keempat klasemen akhir.

Di tahun 2016, Leclerc dikontrak sebagai pebalap penguji tim Ferrari dan Haas. Pada tahun tersebut dia juga berkancah di ajang GP3 Series, balapan yang dua tingkat di bawah F1.

Leclerc menjadi juara GP3 Series 2016 dengan mengantongi tiga kemenangan dari 18 seri. Sukses ini membuatnya hijrah ke ajang Formula 2 (F2), balapan yang satu level di bawah F1.

Kepiawaiannya mengemudikan mobil single-seater membuatnya jadi kampiun F2 2017 bersama tim Prema Racing, dan akhirnya berkiprah di ajang F1 pada tahun 2018 setelah dikontrak tim Sauber.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Long Weekend Belum Usai, Coba Sensasi Jadi Pembalap F1 Mulai Rp35 Ribu

Long Weekend Belum Usai, Coba Sensasi Jadi Pembalap F1 Mulai Rp35 Ribu

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2026 | 13:54 WIB

Belum Rilis, Pihak Produksi Lanjut Syuting Musim Kedua Serial Harry Potter

Belum Rilis, Pihak Produksi Lanjut Syuting Musim Kedua Serial Harry Potter

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:45 WIB

Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun

Kimi Antonelli Juara F1 GP Miami 2026, Hat-trick Kemenangan Beruntun

Sport | Senin, 04 Mei 2026 | 06:56 WIB

GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!

GILA! Mesin Ferrari F355 Dipasang ke Motor, Tenaganya 375 HP Brutal!

Your Say | Kamis, 30 April 2026 | 16:15 WIB

Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?

Kimi Antonelli Merasa Lebih Siap untuk F1 GP Miami 2026, Bakal Hattrick?

Your Say | Kamis, 30 April 2026 | 09:41 WIB

Muhammad Ferrari Tetap Dipanggil TC Timnas Indonesia Meski 5 Bulan Tak Main Karena Cedera

Muhammad Ferrari Tetap Dipanggil TC Timnas Indonesia Meski 5 Bulan Tak Main Karena Cedera

Bola | Rabu, 29 April 2026 | 12:55 WIB

Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?

Jadwal F1 GP Miami 2026: Favorit Kimi Antonelli, Akankah Dia Menang Lagi?

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Game! Lenovo Legion Jadi 'Senjata' Utama di F1 Sim Racing World Championship 2026

Bukan Sekadar Game! Lenovo Legion Jadi 'Senjata' Utama di F1 Sim Racing World Championship 2026

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 12:56 WIB

Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot

Akankah Max Verstappen Tinggalkan Red Bull? Ucapan Lama soal GP Kembali Disorot

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 16:12 WIB

Update Casting Harry Potter 2026: Ralph Fiennes Sebut Satu Nama Mengejutkan untuk Voldemort Baru

Update Casting Harry Potter 2026: Ralph Fiennes Sebut Satu Nama Mengejutkan untuk Voldemort Baru

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Hasil Moto3 Catalunya 2026: Start Posisi 20, Veda Ega Pratama Sukses Finis Kedelapan

Hasil Moto3 Catalunya 2026: Start Posisi 20, Veda Ega Pratama Sukses Finis Kedelapan

Sport | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:54 WIB

Momentum Emas Leo/Daniel: Dari Thailand Open 2026 Menuju Panggung Olimpiade 2028

Momentum Emas Leo/Daniel: Dari Thailand Open 2026 Menuju Panggung Olimpiade 2028

Sport | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:25 WIB

Hasil Thailand Open 2026: Leo/Daniel Juara Usai Taklukkan Unggulan Pertama

Hasil Thailand Open 2026: Leo/Daniel Juara Usai Taklukkan Unggulan Pertama

Sport | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:10 WIB

Solo Bersiap Gelar FIBA Youth Events 2027-2028, FIBA Asia Tinjau GOR Sritex dan Manahan

Solo Bersiap Gelar FIBA Youth Events 2027-2028, FIBA Asia Tinjau GOR Sritex dan Manahan

Sport | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:41 WIB

Dari Komunitas Jadi Organisasi, PABKI Bawa Olahraga Akurasi Bilah dan Kapak ke Arena Nasional

Dari Komunitas Jadi Organisasi, PABKI Bawa Olahraga Akurasi Bilah dan Kapak ke Arena Nasional

Sport | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB

Brigjen Victor Alexander Lateka Jabat Ketum PABKI, Siap Bawa Transformasi Besar

Brigjen Victor Alexander Lateka Jabat Ketum PABKI, Siap Bawa Transformasi Besar

Sport | Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:42 WIB

Ternyata Lapangan Padel Terbaik Indonesia Ada di Alam Sutera, Pencinta Padel Wajib Coba!

Ternyata Lapangan Padel Terbaik Indonesia Ada di Alam Sutera, Pencinta Padel Wajib Coba!

Sport | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:31 WIB

Sikat Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Melaju ke Semifinal Thailand Open 2026

Sikat Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Melaju ke Semifinal Thailand Open 2026

Sport | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:44 WIB

12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI

12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI

Sport | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:29 WIB

Lebih dari Sekadar Olahraga: Padel for Hope Ubah Keringat Atlet Jadi Senyum Pasien Anak

Lebih dari Sekadar Olahraga: Padel for Hope Ubah Keringat Atlet Jadi Senyum Pasien Anak

Sport | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:57 WIB