Jelang GP Jepang 2018: Kenangan Emosional Leclerc Atas Suzuka

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Jum'at, 05 Oktober 2018 | 07:45 WIB
Jelang GP Jepang 2018: Kenangan Emosional Leclerc Atas Suzuka
Charles Leclerc (kanan) berfoto bersama juara dunia F1 dua kali, Mika Hakkinen sebelum mengikuti balap Riviera Water Bike Challenge yang mendukung badan amal Princess Charlene, di Monako, Juni 2018 [AFP/Eric Gaillard/Pool].

Suara.com - Balap Formula One (F1) GP Jepang 2018 bakal berlangsung di Sirkuit Suzuka pekan ini (7/10/2018). Bila ditanya pilot jet darat mana yang merasakan suasana emosional, salah satunya adalah driver tim Sauber, Charles Leclerc. Pendatang baru yang siap membalap bersama tim besar, Scuderia Ferrari pada 2019.

Bukan persoalan teknis di trek, termasuk peluang untuk menang (mengingat dia adalah driver papan tengah saat ini serta belum pernah turun di sini), namun kenangan pebalap berjuluk Harry Potter atau Daniel Radcliffe ini atas Sirkuit Suzuka yang bakal membuat emosinya bakal campur aduk. Demikian dilansir kantor berita Antara dari Reuters.

Pada 2014, Jules Bianchi turun membela tim Marussia di GP Jepang yang dipentaskan di bawah cuaca buruk karena terjadinya Topan Phanfone, dan membawa dampak terhadap kondisi visual serta trek.

Tragis, ia menabrak pagar pembatas serta mengalami cedera kepala parah, yang membuatnya berada dalam kondisi koma sampai di akhir hayatnya, di 2015.

Bagi Charles Leclerc, nama Jules Bianchi tak ubahnya keluarga sendiri. Ayah kedua driver;  Herve Leclerc dan Philippe Bianchi adalah teman baik sejak kecil. Hal itu menurun kepada anak-anak mereka.

Selain teman bermain, Charles Leclerc dan Jules Bianchi berlatih bersama di trek yang berlokasi tak jauh dari kediaman Bianchi di Perancis. Setelah Leclerc mengasah talenta balap di Ferrari Driving Academy, Leclerc pun menyusul di angkatan berikutnya. Tak heran, saat keluarga Bianchi bertolak ke Jepang untuk menjemput Jules pasca tragedi Suzuka 2014, salah satu saudara Charles turut dalam rombongan.

Tribute yang diberikan kepada Jules Bianchi saat berlangsung F1 GP Suzuka 26 September 2015 [Yuriko Nakao/AFP].
Tribute yang diberikan kepada Jules Bianchi saat berlangsung F1 GP Suzuka 26 September 2015 [AFP/Yuriko Nakao].

Kenangan tragis itulah yang mesti dihadapi Leclerc pekan ini. Driver muda yang saat turun berlaga di GP Monako 2018 mengenakan helm berdesain khusus mengenang ayahnya, mantan driver di Formula 3 dan wafat sekitar tahun lalu.

"Saya belum pernah ke Jepang sebelumnya, dan trek di Suzuka rasanya cukup emosional. Ini adalah akhir pekan yang sangat sulit," tutur Charles Leclerc yang lahir di Monte Carlo, Monako, Kamis lalu (4/10/2018).

Driver yang tahun depan akan turun bersama Sebastian Vettel sebagai mitra satu tim ini menambahkan, "Jules telah membantu saya agar balap di sini, ia lebih dari sekadar teman saat balap. Dia sudah seperti keluarga sendiri."

Toh ia menyatakan kemudian, bahwa ia tak akan mengenakan benda khusus untuk mengenang Jules Bianchi.

"Saya benar-benar memikirkan tentang desain helm untuk tahun depan, dan Anda pasti tahu, ada peraturan di F1 yang menyatakan dibolehkan satu kali mengenakan helm khusus," tandasnya.

"Tahun ini temanya adalah untuk ayah saya, dan tahun depan inginnya lebih banyak, satu sisi untuk Jules, satu untuk ayah saya," tutup Charles Leclerc.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pilih Charles Leclerc, Ferrari Bantah Tak Hormati Kimi Raikkonen

Pilih Charles Leclerc, Ferrari Bantah Tak Hormati Kimi Raikkonen

Sport | Minggu, 16 September 2018 | 15:00 WIB

Gabung Ferrari, Charles Leclerc Menolak Tertekan

Gabung Ferrari, Charles Leclerc Menolak Tertekan

Sport | Jum'at, 14 September 2018 | 18:00 WIB

Sah! "Harry Potter" Leclerc Pindah ke Italia

Sah! "Harry Potter" Leclerc Pindah ke Italia

Sport | Selasa, 11 September 2018 | 18:00 WIB

Hari Ini, Tahun Ketiga Jules Bianchi Tiada

Hari Ini, Tahun Ketiga Jules Bianchi Tiada

Sport | Selasa, 17 Juli 2018 | 21:00 WIB

Terkini

Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026

Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026

Sport | Senin, 25 Mei 2026 | 07:26 WIB

Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya

Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya

Sport | Senin, 25 Mei 2026 | 07:23 WIB

Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1

Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1

Sport | Senin, 25 Mei 2026 | 06:50 WIB

Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi

Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi

Sport | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:00 WIB

China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara

China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara

Sport | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:02 WIB

Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026

Kiandra Ramadhipa Nyaris Podium, Finis Kelima di Race Pertama Moto3 Junior Catalunya 2026

Sport | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:42 WIB

Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven

Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven

Sport | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:57 WIB

Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis

Viktor Axelsen Kritik Sistem Poin 3x15 BWF: Hilangkan Drama dan Taktik di Bulu Tangkis

Sport | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:33 WIB

Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan

Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan

Sport | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:07 WIB

IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026

IBL Datangkan Wasit Elite Asia untuk Pimpin Playoff 2026

Sport | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:08 WIB