Usai Asian Para Games, David Jacobs Incar Ajang Level Tinggi Ini

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Rabu, 10 Oktober 2018 | 16:26 WIB
Usai Asian Para Games, David Jacobs Incar Ajang Level Tinggi Ini
Petenis meja Indonesia David Jacobs berusaha mengembalikan bola kepada petenis meja Cina Liao Han pada babak final tenis meja putra TT10 Asian Para Games 2018 di Ecovention, Ancol, Jakarta, Selasa (9/10). [Antara/Rivan Awal Lingga]

Suara.com - Usia yang tak lagi muda tak membuat semangat David Jacobs dalam mencetak prestasi menurun. Terbukti, di usia yang sudah menginjak 41 tahun, David sukses merebut medali emas di cabang olahraga tenis meja Asian Para Games 2018.

David Jacobs yang telah malang melintang di dunia tenis meja baik difabel maupun non-difabel, mengaku belum puas dengan pencapaiannya itu. Dia masih punya banyak harapan di usianya yang kini semakin senja.

Setelah mendapatkan medali emas Asian Para Games 2018 dari nomor tunggal putra klasifikasi T10 (keterbatasan fisik), David Jacobs mengincar tampil di ajang yang levelnya lebih tinggi lagi, yakni Paralimpiade 2020 Tokyo, Jepang.

"Saya masih ingin ikut Paralimpik 2020 di Tokyo karena ada target juga di sana. (Jika berhasil) nanti akan menjadi Paralimpiade ketiga saya," uajar David Jacobs di Ecovention Ancol, Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Sebelum menjadi andalan Indonesia di Asian Para Games 2018, David telah berjuang membela nama Indonesia di Paralimpiade 2012 dan 2016.

Di Paralimpade 2012 London, Inggris, dirinya menyabet medali perunggu. Sementara di Paralimpade 2016 Rio de Janeiro, Brasil, David Jacobs gagal mempersembahkan medali.

Jika berhasil lolos kualifikasi Paralimpiade 2020 Tokyo, Jepang, dirinya ingin partnernya di sektor ganda putra, Komet Akbar, bisa ikut bertanding.

Sebab, menurut David, dengan semakin banyak nomor yang diikuti, akan meningkatkan peluang meraih medali.

"Di 2016 saya kalah, karena itu saya akan mencoba lebih baik lagi. Saya turun di nomor tunggal putra, karenanya saya berharap Komet Akbar juga bisa lolos kualifikasi Olimpiade. Di dua edisi sebelumnya dia gagal (lolos)," ujarnya.

baca juga

Secara matematis, kondisi fisik David Jacobs akan semakin menurun bersamaan dengan usai yang semakin bertambah.

Jika berhasil turun di Paralimpade 2020 Tokyo, atlet kelahiran Ujung Pandang, Sulawesi Selatan itu akan berusia 43 tahun.

"Saya masih ingin main. Karena itu jika ingin terus main, saya harus menjaga kondisi tubuh untuk bisa terus berprestasi," tukasnya.

Di Asian Para Games 2018, selain nomor tunggal putra T10, David Jacobs juga turun di nomor ganda putra T10 bersama Komet Akbar.

Keduanya sukses merebut medali emas setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan, Shin Seung Weon/Jung Sukyoun, dengan skor 11-5 dan 11-7, Rabu (10/10/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:58 WIB

Akses Layanan Bank Emas Pegadaian di Aplikasi Tring! by Pegadaian

Akses Layanan Bank Emas Pegadaian di Aplikasi Tring! by Pegadaian

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 10:15 WIB

Pegadaian Raih Dua Penghargaan Berkat Inovasi Digital dan Strategi Pemasaran Investasi Emas

Pegadaian Raih Dua Penghargaan Berkat Inovasi Digital dan Strategi Pemasaran Investasi Emas

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 15:52 WIB

Jangan Beli Dulu, Harga Emas Antam Masih Naik Tinggi Jadi Rp2.565.000/Gram.

Jangan Beli Dulu, Harga Emas Antam Masih Naik Tinggi Jadi Rp2.565.000/Gram.

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:02 WIB

Target Baru Harga Emas, Bisa Tembus Rekor Pada Pergantian Tahun

Target Baru Harga Emas, Bisa Tembus Rekor Pada Pergantian Tahun

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:10 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.557.000/Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.557.000/Gram

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 09:47 WIB

Harga Emas Sukses Jebol Batas Psikologis, Saatnya Jual atau Beli?

Harga Emas Sukses Jebol Batas Psikologis, Saatnya Jual atau Beli?

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 07:05 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Mulai Antre Lagi, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.537.000/Gram

Mulai Antre Lagi, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.537.000/Gram

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 10:07 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

Terkini

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

×