Harga Emas Sukses Jebol Batas Psikologis, Saatnya Jual atau Beli?

M Nurhadi

Kamis, 05 November 2026 | 07:05 WIB
Harga Emas Sukses Jebol Batas Psikologis, Saatnya Jual atau Beli?
ilustrasi emas (magnific)
baca 10 detik
  • Harga emas global naik mencapai US$4.064,31 per troy ons pada hari Kamis, 5 November 2026.
  • Kenaikan harga emas terjadi akibat pelemahan dolar Amerika Serikat dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah.
  • Analis StoneX menyatakan pergerakan emas selanjutnya dipengaruhi oleh kebijakan moneter The Fed dan data tenaga kerja.

Suara.com - Harga emas di pasar global kembali menunjukkan tajinya dengan sukses menembus batas psikologis US$4.000 per troy ons. Pada perdagangan hari Kamis (5/11/2026), nilai logam mulia tersebut mencatatkan apresiasi tipis ke posisi US$4.064,31 per troy ons. Kebangkitan instrumen safe haven ini berbanding lurus dengan tren pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) serta penyusutan tingkat imbal hasil (yield) obligasi pemerintah di negara adidaya tersebut.

Dinamika penguatan emas saat ini sangat lekat dengan respons pelaku pasar dalam mengkalkulasi dampak peta perpolitikan AS pasca-pemilu.

Senior Market Analyst dari StoneX, Fiona Cincotta, memaparkan bahwa dominasi faksi Demokrat yang kini memegang kendali atas Kongres AS telah memantik ketidakpastian baru terkait kelanjutan arah kebijakan fiskal di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

Selain polarisasi kekuatan politik, rentetan persoalan fundamental di dalam negeri AS turut menjadi beban berat bagi pergerakan mata uang greenback. Kekhawatiran pelaku pasar semakin menebal menyangkut isu pembiayaan operasional pemerintah federal, alotnya negosiasi batas plafon utang (debt ceiling), hingga bayang-bayang regulasi ketat yang akan membelenggu sektor teknologi.

Rentetan sentimen inilah yang pada akhirnya menekan indeks dolar AS dan secara otomatis mengerek daya tarik emas. Mengingat emas ditransaksikan dalam denominasi dolar dan berstatus sebagai aset tanpa bunga (non-yielding asset), pelemahan dolar dan penurunan yield obligasi secara langsung membuatnya lebih murah sekaligus lebih atraktif di mata investor.

Kendati logam kuning tengah bersinar, Cincotta memberikan catatan kehati-hatian bahwa euforia positif dari panggung politik AS ini mungkin tidak akan bertahan lama. Kompas pergerakan harga emas ke depan masih akan sangat disetir oleh ekspektasi arah kebijakan moneter bank sentral AS (The Fed) serta rilis indikator makroekonomi yang paling krusial pada pekan ini.

Saat ini, pasar keuangan global telah memproyeksikan peluang sebesar 79 persen terkait kemungkinan The Fed untuk kembali mengerek suku bunga acuannya pada pertemuan Desember mendatang. Lebih lanjut, rilis laporan ketenagakerjaan AS (nonfarm payrolls) yang dijadwalkan tayang pada hari Jumat juga menjadi penentu arah ekspektasi tersebut. 

Jika data pertumbuhan tenaga kerja dirilis melampaui proyeksi konsensus, hal itu dapat memvalidasi perlunya pengetatan moneter lebih lanjut oleh bank sentral. Kondisi fundamental berupa rilis data tenaga kerja yang solid berpotensi membalikkan arah pergerakan mata uang AS menjadi kembali menguat, yang secara otomatis akan memberikan tekanan jual pada harga emas.

Jika dibedah melalui kacamata teknikal, grafik harga emas memang telah menunjukkan indikasi pemulihan setelah sebelumnya sempat terkapar di titik terendah tahun 2026 pada level US$3.870 per troy ons.

baca juga

Walaupun emas sempat merangkak naik hingga ke sekitar area US$4.040, Cincotta menggarisbawahi bahwa secara struktur tren makro, fase penurunan sejatinya belum sepenuhnya terhenti.

Logam mulia ini terpantau masih terperangkap di bawah garis indikator Exponential Moving Average (EMA) untuk periode 20, 50, dan 200 hari. Fakta teknikal ini mengisyaratkan bahwa laju penguatan emas masih harus berhadapan dengan sejumlah benteng pertahanan atau titik resistensi yang berlapis.

Titik rintangan terdekat berada pada level US$4.060 per troy ons yang bersinggungan langsung dengan garis EMA 20 hari. Jika barikade awal ini sukses ditembus, emas diwajibkan melewati level US$4.100 untuk membuka pintu penguatan lanjutan (bullish) menuju area US$4.200 per troy ons.

Apabila momentum positif mampu membawa emas menembus level US$4.200, arah pergerakan akan berlanjut untuk menguji ketangguhan garis EMA 200 hari yang bertengger di US$4.263 per troy ons. Keberhasilan di titik ini berpotensi merangsang akumulasi beli yang lebih masif untuk memandu target harga emas menuju US$4.500 per troy ons.

Namun demikian, Cincotta juga memetakan sejumlah jaring pengaman (support) fundamental yang wajib diwaspadai apabila siklus tekanan jual kembali mendominasi pasar. Risiko pelemahan akan terkonfirmasi secara jelas jika harga emas menembus ke bawah batas dukungan US$3.960 per troy ons—yang merupakan rekor terendah pada bulan Juli lalu—serta level penahan krusial berikutnya di US$3.870 per troy ons.

Jika kedua pijakan tersebut jebol tanpa perlawanan, harga emas berisiko terperosok makin dalam dan membuka ruang penurunan menuju area US$3.800 per troy ons.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Mulai Antre Lagi, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.537.000/Gram

Mulai Antre Lagi, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.537.000/Gram

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 10:07 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Tren Naik Jadi Rp2.541.000/Gram

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:46 WIB

ANTM Akui Akan Ambil Alih Tambang Emas di Nabire Papua

ANTM Akui Akan Ambil Alih Tambang Emas di Nabire Papua

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

Harga Emas Antam Mulai Perlahan Naik Jadi Rp2.531.000/Gram

Harga Emas Antam Mulai Perlahan Naik Jadi Rp2.531.000/Gram

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:20 WIB

Harga Emas Antam Diprediksi Bergerak di Rp2,39 Juta-Rp2,61 Juta Pekan Ini

Harga Emas Antam Diprediksi Bergerak di Rp2,39 Juta-Rp2,61 Juta Pekan Ini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 07:32 WIB

Terkini

4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan

4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 07:02 WIB

Ragam Seni Tradisional Bali Tampil di Festival Seni Budaya Badung 2026

Ragam Seni Tradisional Bali Tampil di Festival Seni Budaya Badung 2026

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 07:00 WIB

Ada Sidang Ijazah Dihadiri Jokowi, Simak Jalur Alternatif Menuju PN Jakarta Timur Hari Ini!

Ada Sidang Ijazah Dihadiri Jokowi, Simak Jalur Alternatif Menuju PN Jakarta Timur Hari Ini!

News | Kamis, 05 November 2026 | 06:59 WIB

Sinopsis Misty Green, Garapan Chris Rock Tayang 9 November di Netflix

Sinopsis Misty Green, Garapan Chris Rock Tayang 9 November di Netflix

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 06:50 WIB

Ulasan Exhuma: Tentang Dosa Masa Lalu yang Tak Bisa Dikubur Sedalam Apa Pun

Ulasan Exhuma: Tentang Dosa Masa Lalu yang Tak Bisa Dikubur Sedalam Apa Pun

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 06:20 WIB

Usai Terseret Kasus Penyadapan, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Usai Terseret Kasus Penyadapan, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 06:00 WIB

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

×