PBSI Berharap Kasus Wahyu Nayaka Jadi Pembelajaran bagi Atlet Pelatnas

Reky Kalumata | Arief Apriadi | Suara.com

Kamis, 17 Januari 2019 | 18:00 WIB
PBSI Berharap Kasus Wahyu Nayaka Jadi Pembelajaran bagi Atlet Pelatnas
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti. (Suara.com/Arief Apriadi)

Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti, berharap diskorsingnya Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira bisa menjadi pembelajaran. Susy meminta atlet penghuni pelatnas lainnya untuk tak mengulangi kesalahan pebulutangkis 24 tahun tersebut.

Sebagaimana diketahui, PBSI memberikan hukuman skorsing enam bulan kepada Wahyu. Pebulutangkis spesialis ganda putra itu dianggap melanggar peraturan PBSI terkait larangan bermain di liga bulutangkis profesional.

PBSI menyebut nama Wahyu kedapatan tercantum dalam salah satu klub yang berlaga di liga bulutangkis profesional Malaysia pada Desember 2018 lalu. Padahal, secara aturan, PBSI sangat melarang para pemainnya berlaga di luar pelatnas.

Pelatih ganda putra pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi sendiri sudah memberi penjelasan bahwa anak didiknya itu tak bermain di Malaysia. Namun, Herry menyebut Wahyu secara terang-terangan mengetahui jika namanya 'dipinjam' oleh salah satu klub.

Pasangan ganda putra Indonesia, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso, takluk dari kompatriotnya, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, di babak pertama Cina Open 2018, Selasa (19/9). The Minions—julukan Kevin/Marcus—menang 17-21, 21-13 dan 21-13. [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso, takluk dari kompatriotnya, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, di babak pertama Cina Open 2018, Selasa (19/9). The Minions—julukan Kevin/Marcus—menang 17-21, 21-13 dan 21-13. [Humas PBSI]

Menurut Susy, kasus yang melibatkan Wahyu Nayaka tak bisa dianggap enteng. Sebab, dirinya khawatir, jika tak ditindak tegas, kasus-kasus seperti itu bakal marak terjadi pada atlet pelatnas lainnya.

"Sekarang begini, kalau seumpama (kasus Wahyu ini) kita diamkan, yang namanya Kevin (Sanjaya), Jonatan Christie, bisa saja dicatut juga di liga (bulutangkis) China. Kalau itu terjadi terus bagaimana?," ujar Susy Susanti saat dihubungi Suara.com, Kamis (17/1/2019).

Menurut Susy, peraturan terkait larangan para pemain pelatnas mengikuti liga bulutangkis profesional adalah mutlak. Bahkan, saat para penyelenggara liga profesional seperti Premier Badminton League (PBL India) memberikan undangan agar atlet pelatnas turut berpartisipasi, PBSI langsung menolak.

Susy menyebut, PBSI naik pitam karena menganggap Wahyu sebenarnya tahu dan justru membiarkan jika namanya dicatut salah satu klub Malaysia.

"Sekararang, kalau memang namanya dicatut tanpa persetujuan, Wahyu harusnya bisa menuntut loh. Tapi kan tidak, sudah begitu dia (juga) tidak memberitahu kita," beber Susy geram.

"(Lalu) dimana wajah PBSI kalau seperti itu? Seenaknya dipermainkan negara lain, mau? Padahal dalam aturan PBSI sebelumnya sudah jelas mereka (penyelenggara liga bulutangkis profesional) meminta izin pun kita sudah tolak. Jadi (pemain pelatnas) tidak bisa seenaknya," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open

Makna Selebrasi Tepuk Dada Alwi Farhan Usai Comeback Epik di Swiss Open

Sport | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:11 WIB

Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani

Swiss Open 2026: Kalah dari Pasangan Malaysia, Rian/Rahmat Akui Tampil Kurang Berani

Sport | Rabu, 11 Maret 2026 | 12:27 WIB

Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia

Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia

Sport | Selasa, 10 Maret 2026 | 13:12 WIB

Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026

Tur Eropa Menguras Tenaga, Fadia/Tiwi Ekstra Fokus Recovery Jelang Swiss Open 2026

Sport | Selasa, 10 Maret 2026 | 13:02 WIB

Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti

Sentuhan Dingin Marcus Gideon Bawa Atletnya ke Pelatnas PBSI, Biaya Latihan Mandiri Langsung Diganti

Sport | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:59 WIB

Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga

Jelang Swiss Open 2026, Pebulu Tangkis Indonesia Fokus Jaga Tenaga

Sport | Selasa, 10 Maret 2026 | 11:44 WIB

Terkini

Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat

Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat

Sport | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:30 WIB

Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat

Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat

Sport | Sabtu, 28 Maret 2026 | 07:25 WIB

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026

Sport | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:49 WIB

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:11 WIB

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:06 WIB

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:02 WIB

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:58 WIB

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:55 WIB

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis

Sport | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:52 WIB

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati

Sport | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:55 WIB