- Eng Hian mengapresiasi gelar juara Fadia/Tiwi di Thailand Masters 2026 namun menegaskan perlunya peningkatan fisik dan pola permainan untuk bersaing di level tinggi.
- Pasangan ganda putra Raymond/Joaquin mendapat sorotan khusus karena performa yang menurun di partai final dalam dua turnamen berturut-turut.
- PBSI menekankan bahwa evaluasi fisik dan konsistensi menjadi prioritas utama bagi seluruh sektor agar mampu berprestasi di turnamen level Super 500 ke atas.
Suara.com - Meskipun ganda putri baru Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amalia Cahaya Pratiwi (Fadia/Tiwi) sukses menyabet gelar juara pada debut turnamen kedua mereka di Thailand Masters 2026, PBSI tetap memberikan catatan evaluasi yang serius.
Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, mengapresiasi capaian instan pasangan racikan baru ini yang langsung meraih gelar Super 300 pertama mereka.
Namun, Eng Hian menegaskan bahwa gelar juara tersebut belum menutupi kekurangan yang masih terlihat jelas di lapangan.
Berdasarkan diskusi dengan pelatih sektor ganda putri, Eng Hian menyebut Fadia/Tiwi masih memiliki pekerjaan rumah (PR) besar dari sisi ketahanan fisik dan pola permainan.
"Masih banyak hal yang perlu ditingkatkan, baik dari sisi fisik maupun pola permainan," ujar Eng Hian, dikutip dari keterangan tertulis PBSI, Senin (2/2).
Peningkatan ini dinilai mutlak diperlukan jika Fadia/Tiwi ingin bersaing secara kompetitif di turnamen dengan level yang lebih tinggi alias Super 500 ke atas.
Evaluasi serupa juga diberikan kepada dua pasangan ganda putri lainnya, Rachel/Febi dan Ana/Trias, yang dinilai belum menunjukkan konsistensi kualitas permainan.
Selain sektor putri, sorotan tajam juga diarahkan kepada ganda putra muda Raymond Indra/Nicholas Joaquin yang harus puas menjadi runner-up dalam dua turnamen beruntun (Indonesia Masters dan Thailand Masters).
Eng Hian menyoroti penurunan performa Raymond/Joaquin saat tampil di partai puncak yang dianggap tidak sebaik penampilan mereka di babak-babak awal.
"Yang pasti, peningkatan kondisi fisik harus dilakukan untuk mendukung performa dan prestasi mereka agar mampu bersaing di turnamen-turnamen dengan level yang lebih tinggi," tegas Eng Hian.