Rossi Tak Sangka Ditantang Dua Muridnya di MotoGP 2019

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Rossi Tak Sangka Ditantang Dua Muridnya di MotoGP 2019
Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, berada di paddock dalam tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Rabu (6/2). [AFP/Mohd Rasfan]

Menurut Rossi, kehadiran Morbidelli dan Bagnaia di kelas MotoGP, membuktikan program VR46 Riders Academy berhasil.

Suara.com - Pebalap gaek Monster Energy Yamaha , Valentino Rossi , mengaku khawatir sekaligus senang dengan kehadiran dua muridnya, Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia , di kejuaraan MotoGP 2019.

Keduanya merupakan lulusan dari sekolah balap milik Rossi yakni VR46 Riders Academy.

Rossi menjelaskan, tak pernah berpikir jika sekolah balap yang didirikannya sejak 2014, bisa sukses memproduksi pebalap-pebalap hebat yang kini jadi pesaingnya di kelas para raja.

"Kalian tahu, ketika kami memulai proyek akademi ini, bersama Pecco—sapaan akrab Bagnaia—dan Franco, kami tak menyangka masalah ini, kami tak berpikir bahwa pebalap didikan kami bisa sampai menantang saya (di kelas MotoGP)," ujar Valentino Rossi dilansir Motorsport, Kamis (14/2/2019).

"Jadi di satu sisi saya sangat khawatir, saya sangat khawatir (mengenai persaingan ini)," imbuh Rossi tersenyum.

Franco Morbidelli terpilih sebagai Rookie of the Year MotoGP 2018. Musim depan dia telah memutuskan pindah dari EG 0,0 Marc VDS ke tim satelit Yamaha, Petronas Yamaha SRT. [AFP/Oli Scarff]
Franco Morbidelli terpilih sebagai Rookie of the Year MotoGP 2018. [AFP/Oli Scarff]

Meski berkelakar bahwa Franco dan Pecco menjadi "Frankenstein" atau masalah yang dibuatnya sendiri, pebalap yang pada 16 Februari nanti genap berusia 40 tahun itu sejatinya sangat-sangat senang dengan pencapaian yang diraih para pebalap didikannya.

Menurutnya, kehadiran Morbidelli dan Bagnaia di kelas MotoGP, membuktikan bahwa VR46 Riders Academy tak sia-sia dibuatnya. Program yang dijalankan terbukti cukup berhasil.

"Di sisi lain, kami sangat bahagia karena di akademi kami bisa bekerja sangat baik. Kami menolong para pebalap muda yang nantinya mungkin bisa mengalahkan saya," papar Rossi.

"Tapi ya kita tak bisa kembali ke belakang (agar Franco dan Pecco tak menantang saya), sudah seperti ini (hasilnya)," tukas Rossi tertawa.

Juara Dunia Moto2 2018, Francesco Bagnaia, menjadi salah satu wajah baru yang akan meramaikan persaingan di kelas MotoGP 2019. [AFP/Jure Makovec]
Juara Dunia Moto2 2018, Francesco Bagnaia, menjadi salah satu wajah baru yang akan meramaikan persaingan di kelas MotoGP 2019 . [AFP/Jure Makovec]

Performa Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia di gelaran tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia bisa dibilang cukup bagus. Selama tiga hari tes, peroforma keduanya mengalami peningkatan.

Franco Morbidelli yang tergabung di tim Petronas Yamaha SRT finis berturut-turut di posisi 12, 15, dan 8.

Sementara Bagnaia yang menjalani debut di MotoGP bersama Alma Pramac Racing, finis di posisi 15, 12, dan 2.

Di lain pihak, Valentino Rossi mengalami penurunan peringkat selama tes pramusim MotoGP 2019 di Sepang; posisi 6, 6, dan 10.

Komentar

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS