Wah! Datang ke Indonesia, Rionny Dihadiahi Kelelawar oleh Richard Mainaky

Rully Fauzi | Arief Apriadi
Wah! Datang ke Indonesia, Rionny Dihadiahi Kelelawar oleh Richard Mainaky
Pelatih ganda campuran pelatnas PBSI, Richard Mainaky di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Jum'at (29/3/2019). [Suara.com / Arief APRIADI]

Kedatangan Rionny Mainaky ke Indonesia memang disambut hangat oleh seluruh penghuni pelatnas PBSI

Suara.com - Kedatangan Rionny Mainaky ke Indonesia disambut hangat oleh seluruh penghuni pelatnas PBSI. Richard Mainaky selaku sang kakak juga tak mau ketinggalan memberi hadiah spesial bagi adiknya, yang telah resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala tunggal putri Indonesia tersebut.

Rionny tiba di Jakarta pada Kamis (28/3/2019). Ia pulang ke Tanah Air setelah kontraknya bersama tim nasional bulutangkis Jepang resmi berakhir sehari sebelumnya.

Richard yang juga merupakan pelatih ganda campuran PBSI, mengatakan jika keluarga besarnya yang tinggal di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, memberi sambutan kecil-kecilan kepada Rionny yang sejak 2009 menetap di Negeri Sakura.

Bersama sanak saudara, Rionny mendapat sajian berupa hidangan daging kelelawar yang diperoleh Richard saat berburu di kawasan Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.

"Rionny sudah datang ke rumah saya kemarin. Rumah Rionny (di Indonesia) dekat rumah saya di Bintaro. Dia sudah lama juga tinggal di situ," ungkap Richard Mainaky di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Jum'at (29/3/2019).

"Saat datang ke rumah, dia saya kasih makan kalong (kelelawar--red). Kalongnya dari berburu," bebernya.

Menurut Richard, tradisi makan kelelawar memang sudah lumrah dalam keluarganya. Kelelawar yang diburunya pada Senin (25/3/2019) juga akan diberikan kepada sang adik, Rexy Mainaky saat bertemu di turnamen Malaysia Open 2019, 2-7 April mendatang.

"Saya berburu di hutan. Begitu Rionny mau pulang, saya langsung berburu. Berhubung Rexy juga mau minta nanti di Malaysia," terang Richard.

Richard memang terkenal hobi berburu kelelawar. Saat jadwal latihan cukup senggang, pelatih 54 tahun itu kerap kali mengajak rekan-rekannya untuk menangkap hewan nokturnal tersebut.

"Saya kalau berburu sendiri. Ini teman-teman saya cuma membantu saja. Ada yang bawa gas, ada yang memungut kelelawarnya," tukasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS