Prestasi Menurun, Strategi Kevin / Marcus Sudah Terbaca Lawan?

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Prestasi Menurun, Strategi Kevin / Marcus Sudah Terbaca Lawan?
Pasangan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon saat menghadapi ganda putra China, Zhang Nan/Liu Cheng, di babak pertama All England 2019 di Arena Brimingham, Inggris, Rabu (6/3). [Dok. PBSI]

Kevin/Marcus sudah puasa gelar selama dua turnamen beruntun.

Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti meminta Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon untuk memperkaya pola permainan.

Hal itu menyusul menurunnya grafik prestasi pasangan berjuluk The Minions itu di beberapa turnamen terakhir.

Seusai meraih gelar Malaysia Masters 2019 dan Indonesia Masters 2019, performa Kevin/Marcus mulai mengalami penurunan.

Tercatat, pasangan ganda putra peringkat satu dunia itu sudah puasa gelar selama dua turnamen beruntun.

Di All England 2019 keduanya takluk di babak pertama. Sedangkan di Malaysia Open 2019 keduanya terhenti di perempat final.

"Tahun ini Kevin/Marcus pastinya harus lebih siap lagi. Karena kekuatan sudah merata dan sebentar lagi Olimpiade," ujar Susy saat dihubungi Suara.com, Senin (8/4/2019).

Pasangan ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon berhasil meraih gelar juara Malaysia Masters 2019, Minggu (20/1/2019). [Dok. PBSI]
Pasangan ganda putra terbaik Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon berhasil meraih gelar juara Malaysia Masters 2019, Minggu (20/1/2019). [Dok. PBSI]

Susy menjelaskan jika The Minions merupakan ganda putra fenomena, usai meraih banyak gelar juara sejak 2017 silam. Namun, keduanya diminta Susy tak boleh cepat berpuas diri.

Mereka harus segera meningkatkan level permainan dari sisi strategi dan gaya bermain jika ingin tetap menjaga titah sebagai ganda putra nomor satu dunia.

"Ya pasti atlet itu memiliki peak performance. Mungkin tahun lalu mereka lebih siap, kondisi lebih fit. Nah sekarang dengan Kevin/Marcus juara terus, lawan-lawan pasti mempelajari," ujar Susy.

"Sebelumnya, kemunculan The Minions itu cukup mengagetkan dengan pola permainan yang berbeda. Dengan berjalannya waktu lawan-lawan mulai belajar."

"Jadi kita harus introspeksi dan evaluasi juga. The Minions harus bisa mengubah strategi. Lawan si A bisa dengan satu pola, tapi lawan si B harus dengan lainnya," pungkas Susy.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti usai konferensi pers jelang Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (26/7). [Suara.com/Arief Apriadi]
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti usai konferensi pers jelang Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (26/7). [Suara.com/Arief Apriadi]

Setelah tersingkir dari Malaysia Open 2019, kini Kevin/Marcus bersiap mengikuti turnamen bulutangkis Singapore Open 2019.

Turnamen BWF World Tour Super 500 itu akan berlangsung di Singapore Indoor Stadium, mulai 9 April hingga 14 April mendatang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS