Jadi Underdog Lawan Thurman, Manny Pacquiao Siap Putar Balikan Prediksi

Rizki Nurmansyah
Jadi Underdog Lawan Thurman, Manny Pacquiao Siap Putar Balikan Prediksi
Petinju kenamaan dunia, Manny Pacquiao, tengah menjalani latihan di sebuah sasana tinju di Manila, Filipina, pada 27 November 2018. Pacquiao dijadwalkan bertarung melawan Adrien Broner di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (19/1/2019) mendatang. [AFP/Ted Aljibe]

Keith Thurman sesumbar bakal memensiunkan Manny Pacquiao pada pertarungan nanti.

Suara.com - Persiapan matang mulai digenjot Manny Pacquiao jelang hadapi Keith Thurman. Duel kedua petinju akan digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat pada 20 Juli mendatang.

Pacquiao mengatakan tidak pernah merasa seantusias bertarung seperti sekarang ini. Dia menyebut terakhir kali merasa seperti ini kala menghadapi Oscar De La Hoya, 6 Desember 2008.

Dalam pertarungan itu Manny Pacquiao menang pada ronde kedelapan, sekaligus jadi duel terakhir bagi Oscar De La Hoya dalam karier profesionalnya.

"Saya akan bekerja keras untuk pertarungan ini. Saya tidak merasa termotivasi dan seantusias ini sejak hadapi Oscar De La Hoya," kata Pacquiao dilansir dari Boxing Scene, Senin (27/5/2019).

Juara dunia kelas welter WBA (Super), Keith Thurman. [Shutterstock]
Juara dunia kelas welter WBA (Super), Keith Thurman. [Shutterstock]

"Saya merasa seperti kembali melawan petinju terbaik di dunia," Manny Pacquiao menambahkan.

Pada duel nanti, Keith Thurman sedikit lebih difavoritkan ketimbang Pacman—julukan Manny Pacquiao.

Ini merupakan kali pertama lagi bagi Manny Pacquiao menjadi underdog sejak yang terakhir kala melawan Floyd Mayweather Jr., Mei 2015 silam.

Manny Pacquiao (kanan) melontarkan straight kanan ke arah wajah Floyd Mayweather Jr. Duel yang berlangsung di MGM Grand Garden Arena, AS pada 2 Mei 2015 silam itu dimenangkan Mayweather lewat kemenangan angka mutlak. [AFP/John Gurzinski]
Manny Pacquiao (kanan) melontarkan straight kanan ke arah wajah Floyd Mayweather Jr. Duel yang berlangsung di MGM Grand Garden Arena, AS pada 2 Mei 2015 silam itu dimenangkan Mayweather lewat kemenangan angka mutlak. [AFP/John Gurzinski]

Menanggapi hal ini, petinju berusia 40 tahun itu mengaku tak terganggu dengan status underdog.

Sebaliknya, dia bersyukur karena bisa lebih fokus dan siap memutarbalikkan prediksi orang-orang.

"Saya senang menjadi underdog karena membuat saya lebih fokus berlatih. Saya ceroboh dan terlalu percaya diri dalam beberapa pertarungan lalu," kata Pacquiao.

"Saya petinju yang tidak terlalu banyak bicara. Saya hanya melakukan pembuktian di dalam ring," sambungnya.

"Seperti yang saya katakan sebelumnya, saya merasa masih 29 tahun seperti ketika melawan Oscar."

Petinju Filipina, Manny Pacquiao (kanan), melepaskan hook kiri ke arah wajah penantangnya, Oscar De La Hoya, dalam pertarungan yang digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, AS, 6 Desember 2008. [AFP/Jewel Samad]
Petinju Filipina, Manny Pacquiao (kanan), melepaskan hook kiri ke arah wajah penantangnya, Oscar De La Hoya, dalam pertarungan yang digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, AS, 6 Desember 2008. [AFP/Jewel Samad]

"Thurman harus membuktikan kata-katanya di dalam ring. Saya akan menjadi seorang pejuang 20 Juli nanti, dan menunjukkan kepada Keith Thurman bagaimana rasanya bertarung dengan saya," pungkas Manny Pacquiao.

Sebelumnya, Keith Thurman, 30 tahun, sesumbar bakal memensiunkan Manny Pacquiao pada pertarungan nanti.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS