Animo Penonton Rendah, IBL Bakal Hapus Seri Bali?

RR Ukirsari Manggalani | Arief Apriadi
Animo Penonton Rendah, IBL Bakal Hapus Seri Bali?
Para pebasket Stapac Jakarta berfoto bersama usai keluar sebagai juara pramusim IBL (21/10/2018). [ANTARA/Mohammad Ayudha]

Kerennya pantai-pantai di Bali membuat tim serasa berlibur. IBL mungkin akan menambah satu lokasi di lain pulau.

Suara.com - Direktur Indonesian Basketball League (IBL), Hasan Gozali menyiratkan akan menghapus Bali dari kota tuan rumah untuk seri reguler IBL musim 2019-2020. Hal itu menyusul rendahnya animo penonton di Pulau Dewata musim lalu.

Direktur IBL, Hasan Gozali, usai konferensi pers laga final IBL 2018/2019 antara Stapac Jakarta menghadapi Satria Muda Pertamina di The Hook, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/3/2019). [Dok. IBL]
Direktur IBL, Hasan Gozali, usai konferensi pers laga final IBL 2018/2019 antara Stapac Jakarta menghadapi Satria Muda Pertamina di The Hook, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/3/2019). [Dok. IBL]

Bali terpilih menjadi tuan rumah seri ketiga IBL musim 2018-2019. Kota ini menggantikan Cirebon yang menjadi tempat pelaksanaan seri ketujuh IBL musim 2017-2018.

Terpilihnya Bali membuat pulau yang dijuluki Island of The Gods itu menjadi satu-satunya lokasi pertandingan IBL 2018-2019 di luar Pulau Jawa. Tujuh kota lainnya adalah Jakarta, Semarang, Solo, Bandung, Surabaya, Malang, dan Yogyakarta.

Namun, animo penonton saat seri Bali bergulir musim lalu dinilai Hasan Gozali tak cukup ramai. Pihak IBL pun disebutnya akan mencari kota tuan rumah alternatif untuk gelaran IBL musim 2019-2020.

"Bali justru kurang, ya. Mungkin kami tak akan kembali ke sana. Tim-tim juga banyak yang komplain karena hotel mahal, dan sampai di sana otaknya sudah di pantai," ujar Hasan Gozali di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (30/5/2019).

Lebih jauh, Hasan Gozali tak menjamin jika IBL musim depan akan mempertahankan tradisi menggelar salah satu seri di luar Pulau Jawa. Jika pun memungkinkan, Batam dinilai bakal menjadi calon tuan rumah kejuaraan ini.

"Agak berat untuk menggelar seri di luar Pulau Jawa. Mungkin kalau Batam masih bisa, itu pengecualian. Karena dari fasilitas, Batam sendiri sangat membantu kita," tutur Hasan Gozali.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS