Soal Target Juara, Praveen Jordan: Bukan Tak Sanggup, Namun ...

Sabtu, 29 Juni 2019 | 17:15 WIB
Soal Target Juara, Praveen Jordan: Bukan Tak Sanggup, Namun ...
Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjadi penentu kemenangan Tim Indonesia atas Taiwan di perempat final Piala Sudirman 2019, Jumat (24/5). [Humas PBSI]

Suara.com - Pebulutangkis spesialis ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan enggan memikirkan peluang jaura di Indonesia Open 2019. Menurut pebulutangkis 25 tahun itu, kans menggondol trofi pada edisi kali ini terbilang tipis.

Pasangan ganda campuran Tontowi/Liliyana di semifinal All England. (Humas PBSI)
Pasangan ganda campuran Tontowi/Liliyana di semifinal All England. (Humas PBSI)

Praveen Jordan yang kini berpasangan dengan Melati Daeva Oktavianti digadang-gadang sebagai penerus tongkat estafet sektor ganda campuran yang ditinggalkan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.

Namun, sejak dipasangkan awal 2018 lalu, performa Praveen/Melati belum menghasilkan gelar juara. Capaian terbaik keduanya adalah menjadi runner-up di empat turnamen yakni India Open (2018,2019), Australia Open 2019 dan New Zealand Open 2019.

Praveen sendiri mengaku sangat ingin merengkuh gelar juara di Indonesia Open 2019. Namun melihat kondisi dan peta kekuatan saat ini, kesempatan juara masih jauh panggang dari pada api, alias cukup kecil.

Salah satu alasan sulitnya wakil-wakil Merah Putih menjuarai berbagai turnamen adalah keberadaan duo wakil China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong dan Wang Yilyu/Huang Dongping.

Kedua pasangan itu saat ini masing-masing menduduki peringkat satu dan dua dunia. Khusus Zheng/Huang, mereka telah memenangkan banyak gelar bergengsi termasuk All England Open 2019.

"Kalau juara bukan kami tak sanggup, namun untuk sekarang belum. Karena ada dua jagoan China ini," ujar Praveen saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Praveen/Melati sendiri tercatat belum pernah menang menghadapi duo China yang yang berturut-turut bakal menjadi unggulan pertama dan kedua di Indonesia Open 2019.

Rekor pertemuan pasangan peringkat tujuh dunia itu dengan Zheng/Huang adalah kalah 0-5. Begitu pun dengan Wang/Huang, keduanya juga lima kali kalah tanpa pernah memetik kemenangan.

Baca Juga: Jumpa di KTT G20, Donald Trump dan Shinzo Abe Bicarakan Otomotif

"Target juara mungkin tahun depan. Tahun ini sih belum meskipun dalam pertandingan tak ada yang tak mungkin," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI