Pelatih Puji Performa Gregoria dan Fitriani di Kejuaraan Dunia 2019

Minggu, 25 Agustus 2019 | 08:40 WIB
Pelatih Puji Performa Gregoria dan Fitriani di Kejuaraan Dunia 2019
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, tersingkir dari Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 usai kalah dari atlet cantik Thailand, Ratchanok Intanon, di babak ketiga, Kamis (22/8). [Humas PBSI]

Suara.com - Asisten pelatih sektor tunggal putri pelatnas PBSI, Minarti Timur mengaku cukup puas dengan performa dua anak latihnya yang tampil di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 yakni Gregoria Mariska Tunjung dan Fitriani.

Minarti yang menemani dua anak latihnya langsung di St. Jakobshalle Basel, Swiss itu menyebut performa Gregoria dan Fitriani terbilang meningkat dari beberapa turnamen sebelumnya.

"Kalau menurut saya, memang anak-anak mainnya tidak jelek, lumayan lah," ujar Minarti Timur saat dihubungi wartawan, beberapa waktu lalu.

Asisten Pelatih Tunggal Putri Pelatnas PBSI, Minarti Timur (kiri), memberikan arahan kepada anak didiknya, Gregoria Mariska Tunjung, di babak pertama Singapore Open 2019, Rabu (10/4/2019). [Humas PBSI]
Asisten Pelatih Tunggal Putri Pelatnas PBSI, Minarti Timur (kiri), memberikan arahan kepada anak didiknya, Gregoria Mariska Tunjung, di babak pertama Singapore Open 2019, Rabu (10/4/2019). [Humas PBSI]

Fitriani yang memulai Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 dari babak pertama memang harus terhenti di babak kedua. Ia kalah dari wakil China Taipei unggulan kedua turnamen, Tai Tzu Ying.

Namun, performa tunggal putri jebolan klub PB Tangkas itu dinilai Minarti cukup baik. Meski kalah, Fitriani disebut mampu menerapkan pola permainannya sendiri.

"Fitriani lawan Tai Tzu Ying bisa melawan. Lawan bolanya memang dalam, akurat, pengalaman, poin kritis, bisa mengubah bola pelan ke cepat, itu yang kalah," beber Minarti.

Sementara, Gregoria Mariska yang mendapat jatah bye ke babak kedua harus terhenti di babak ketiga dari Ratchanok Intanon (Thailand).

Dalam laga yang berlangsung Kamis (22/8/2019), Gregoria sejatinya punya kesempatan emas memenangkan laga. Namun, kesalahan di poin-poin kritis membuatnya harus kembali menelan kekalahan dari Intanon.

"Memang mungkin belum waktunya, mestinya sudah melawan dan mestinya bisa. Saya bersyukur puji tuhan anak-anak mainnya sudah lumayan," pungkas Minarti.

Baca Juga: Hasil 8 Besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019, 3 Wakil RI ke Semifinal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI