Array

Stapac Jakarta Resmi Mundur dari IBL Musim Depan

Senin, 26 Agustus 2019 | 19:55 WIB
Stapac Jakarta Resmi Mundur dari IBL Musim Depan
Pemilik Stapac Jakarta, Irawan Haryono (paling kanan) usai menghadiri rapat pertemuan Perbasi, IBL dan pihak klub di Hotel Fairmount, Jakarta, Senin (26/8/2019). [Suara.com / Arief APRIADI]

Suara.com - Stapac Jakarta resmi mundur dari kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) musim depan. Kekurangan pemain menjadi kendala utama.

Sebagaimana diketahui, sebagian pilar penting Stapac Jakarta dipanggil mengikuti seleksi Timnas Basket Indonesia. 

Hal itu membuat juara bertahan IBL 2018-2019 itu tak memiliki pemain komplet untuk mempersiapkan tim jelang musim anyar .

Dari 15 pemain yang ada dalam rooster mereka, lima diantaranya mengikuti seleksi Timnas Basket 5x5 Indonesia, yakni Abraham Damar, Mei Joni, Vincent Kosasih, Widyantra Putra, dan Kaleb Ramot Gemilang.

Sementara satu lainnya, yakni Rizky Effendy turut meninggalkan tim karena dipanggil seleksi Timnas Basket 3x3 Indonesia.

Belum cukup sampai di situ, empat pemain lainnya juga dipastikan tak bisa memperkuat tim untuk kompetisi baru.

Mereka adalah Agassi Yeshe Goantara karena harus sekolah di Spanyol, Fandi Andika Ramadhani dan Muhammad Toyib (pensiun), Ruslan (cedera lutut), serta Oki Wira (habis kontrak).

Kabar mundurnya Stapac sendiri dikonfirmasi langsung oleh sang pemilik klub, Irawan Haryono dan Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah usai rapat pertemuan Perbasi, IBL dan pihak klub di Hotel Fairmount, Jakarta, Senin (26/8/2019).

"Keputusan Stapac Jakarta tahun ini adalah untuk tidak mengikuti kompetisi IBL musim mendatang. Dari liga sendiri sangat menyayangkan, tapi kami paham situasinya," papar Junas Miradiarsyah.

Baca Juga: Stapac Ancam Mundur dari IBL, Oki Wira: Sayang Banget

IBL sendiri, disebut Junas, telah menawarkan beberapa solusi bagi Stapac agar tetap bisa mengarungi musim. 

Bantuan yang ditawarkan IBL antara lain memberikan keistimewaan terkait pemilihan rookie atau pemain debutan. Jika tim lain hanya boleh mengambil dua pemain, Stapac boleh memilih lima.

Selain itu, Stapac juga diperbolehkan untuk mengajukan atau mendaftarkan pemain binaannya langsung untuk bermain di IBL.

"Hari ini kita sudah berikan berbagai macam solusi untuk Stapac mulai dari program rookie, ada pemain yang dapat di bawa dari masing-masing klub dan jumlah pemain asing juga ditambah. Jadi, sebetulnya untuk jumlah pemain bisa mencukupi," beber Junas.

Namun, negosiasi dan solusi yang diberikan IBL pada akhirnya tak disetujui Stapac. Irawan atau yang akrab disapa Kim Hong, menyebut solusi yang ditawarkan IBL kurang memuaskan.

"Keputusan kami tak menyalahkan siapapun. Tapi prinsip saya satu, saya ingin dukung timnas agar sukses. Saya minta maaf pada sponsor, teman, dan IBL atas keputusan ini," tutur Irawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI