Array

Manny Pacquiao Dorong Hukuman Mati Bagi Bandar Narkoba

Rizki Nurmansyah Suara.Com
Senin, 09 September 2019 | 23:25 WIB
Manny Pacquiao Dorong Hukuman Mati Bagi Bandar Narkoba
Ikon tinju dunia yang juga senator Filipina, Manny Pacquiao. [AFP/Ted Aljibe]

Suara.com - Ikon tinju dunia yang juga senator Filipina, Manny Pacquiao, mendukung rencana hukuman mati bagi bandar narkoba.

Dukungan itu sejalan dengan keinginan Presiden Filipina Rodrigo Duterte, yang terkenal akan sikapnya yang tegas memerangi narkoba.

Manny Pacquiao, loyalis setia Duterte, meyakini eksekusi mati merupakan cara terbaik untuk menekan berkembangnya sindikat narkoba besar di negaranya.

"Kami harus melakukan itu. Di Asia, kami salah satu dari sedikit negara yang tak memiliki peraturan hukuman mati," kata Manny Pacquiao, dikutip dari Manilla Bulletin, Senin (9/9/2019).

"Tak adanya peraturan hukuman mati itu membuat gembong narkoba banyak yang masuk ke Filipina. Ini mengkhawatirkan," lanjut Manny Pacquiao.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI