Praveen / Melati Diminta Redam Ego, Ada Masalah Apa?

Kamis, 19 September 2019 | 09:05 WIB
Praveen / Melati Diminta Redam Ego, Ada Masalah Apa?
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, terhenti di babak ketiga Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 usai kalah dari Robin Tabeling/Selena Piek (Belanda), Kamis (22/8). [Humas PBSI]

Suara.com - Pelatih Ganda Campuran Pelatnas PBSI, Richard Mainaky meminta Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti berpikiran lebih dewasa. Keduanya diharap bisa meredam ego masing-masing.

Pernyataan ini menyusul kekalahan mengejutkan Praveen/Melati di babak pertama China Open 2019 oleh wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa, Selasa (17/9).

Berstatus unggulan keenam China Open 2019, Praveen/Melati takluk dari pasangan non-unggulan itu, dengan skor skor 20-22, 21-17, dan 17-21.

Menurut Richard, kekalahan Praveen/Melati kali ini lebih dikarenakan faktor non-teknis.

Komunikasi keduanya dinilai buruk karena tak mampu meredam ego masing-masing.

Richard membeberkan bahwa Praveen/Melati sempat tak akur saat menjalani latihan di Pelatnas PBSI.

Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, menjajal lapangan Istora Senayan, Jakarta, yang menjadi lokasi perhelatan Indonesia Masters 2019, Senin (21/1). [Humas PBSI]
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, menjajal lapangan Istora Senayan, Jakarta, yang menjadi lokasi perhelatan Indonesia Masters 2019, Senin (21/1). [Humas PBSI]

Baru menjelang berangkat ke China Open 2019 keduanya terlihat lebih akrab dari sebelumnya.

"Saya anggap kualitas komunikasi mereka masih harus ditingkatkan," ujar Richard Mainaky saat dihubungi wartawan, beberapa waktu lalu.

Richard secara khusus meminta Melati sebagai pemain yang lebih muda untuk bisa menerima nasehat Praveen sebagai senior.

Baca Juga: Jadi Tersangka Kasus Dana Hibah KONI, Menpora Tak Ngantor Sejak Pagi

Begitupun sebaliknya, Praveen diminta bisa membimbing Melati dengan sikap yang lebih dewasa, alias mengayomi.

Pelatih Ganda Campuran Indonesia, Richard Mainaky, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Jumat (29/3/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Pelatih Ganda Campuran Indonesia, Richard Mainaky, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Jumat (29/3/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

"Saya bilang kepada Melati, dia sebagai pemain lebih muda dari Ucok—sapaan akrab Praveen—sudah juara apa? Belum kan? Kalau Ucok sudah juara All England, masuk 8 besar Olimpiade. Nah kalau ditegur di lapangan sama seniornya harus terima," ujar Richard.

"Ucok juga sebagai pemain berpengalaman harus mencoba memberi masukan dengan membimbing dan jangan menekan. Jadi masalah anak-anak ini banyak di hal-hal non-teknis," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI