Herry Tak Masalah Hendra / Ahsan Gusur Kevin / Marcus dari Ranking 1 Dunia

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Herry Tak Masalah Hendra / Ahsan Gusur Kevin / Marcus dari Ranking 1 Dunia
Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon (seragam merah), menjuarai ajang Indonesia Open 2019 usai mengalahkan seniornya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (21/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Hendra/Ahsan kini memperoleh 93.137 poin, atau hanya berselisih sekitar 11.000 poin dari Kevin/Marcus.

Suara.com - Pelatih Ganda Putra Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi mengaku tak mempermasalahkan bila peringkat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon digeser seniornya, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Seperti diketahui, Kevin/Marcus saat ini masih kokoh diperingkat satu dunia dengan raihan 104.953 poin hasil dari 17 turnamen.

Meski begitu, posisi mereka terancam tergeser oleh Hendra/Ahsan yang berada satu strip di bawahnya.

Pasangan berjuluk The Daddies itu kini memperoleh 93.137 poin, atau hanya berselisih sekitar 11.000 poin dari Kevin/Marcus.

Selain Hendra/Ahsan dan Kevin/Marcus, Indonesia juga masih memiliki pasangan ganda putra lainnya yang berpotensi bertengger di ranking satu dunia.

Suasana latihan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (11/9). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Suasana latihan Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (11/9). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Mereka adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Peringkat enam dunia itu menjadi ancaman serius lantaran kembali tampil melejit dalam beberapa turnamen terakhir.

Teranyar Fajar/Rian akhir pekan lalu merebut gelar Korea Open 2019.

Dalam perjalanan menuju tahta juara di Korea, mereka berhasil menumbangkan pasangan top dunia. Salah satunya menumbangkan Kevin/Marcus di babak perempat final.

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto berhasil meraih gelar juara Korea Open 2019 di Incheon Airport Skydome, Incheon, Korea Selatan, Minggu (29/9/2019). [Dok. PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto berhasil meraih gelar juara Korea Open 2019 di Incheon Airport Skydome, Incheon, Korea Selatan, Minggu (29/9/2019). [Dok. PBSI]

Ketatnya persaingan memperebutkan ranking 1 dunia di sektor ganda putra Indonesia tak ditampik Herry.

Namun demikian, ia tak khawatir dan justru menganggap kondisi tersebut adalah hal positif bagi perkembangan sektor ganda putra Indonesia.

"Tak ada masalah mereka saling kejar. Itu semua anak buah saya sendiri," ujar Herry saat dihubungi wartawan beberapa waktu lalu.

Lebih jauh, Herry juga menjelaskan bahwa tiga pasangan ganda putra Indonesia itu dibebaskan dalam persaingan menuju Olimpiade 2020.

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, dan pelatih Herry Iman Pierngadi (tengah) di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, dan pelatih Herry Iman Pierngadi (tengah) di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Siapa yang memenuhi syarat, kata Herry, dia yang akan diberangkatkan ke Tokyo nanti.

Setiap negara sendiri maksimal hanya bisa meloloskan masing-masing dua wakil di setiap sektor cabang olahraga bulutangkis Olimpiade 2020.

Artinya, Kevin/Marcus, Hendra/Ahsan, dan Fajar/Rian harus saling sikut memperebutkan dua tiket lolos.

"Ya itu sama saja. Tiga pasangan itu siapa yang memenuhi poin untuk kualifikasi Olimpiade 2020 ya mereka yang masuk. Persaingan terbuka, tak ada yang ditahan, ini persaingan adil," tegas Herry.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS