F1 GP Jepang: Gagal Finis, Verstappen Salahkan Leclerc

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
F1 GP Jepang: Gagal Finis, Verstappen Salahkan Leclerc
Pebalap Ferrari, Charle Leclerc, dan driver Red Bull, Max Verstappen, dalam konferensi pers F1 GP Austria di Sirkuit Spielberg, Kamis (27/6/2019). [AFP/Joe Klamar]

"Saya berada di posisi ketiga dan tiba-tiba di Tikungan 2, Leclerc melaju di samping mobil saya," ujar Verstappen.

Suara.com - Pebalap Red Bull Max Verstappen menuding Charles Leclerc (Ferrari) jadi penyebab kegagalannya finis pada seri ke-17 Formula 1 (F1) GP Jepang di Sirkuit Suzuka, Minggu (13/10/2019).

Verstappen sejatinya mengawali balapan dengan cukup baik. Start dari posisi kelima, pebalap Belanda itu mampu menyodok ke urutan ketiga.

Namun, kondisi itu tak berlangsung lama. Leclerc yang tersalip tak tinggal diam dan mencoba kembali merebut posisinya.

Nahas bagi Verstappen, manuver agresif Leclerc berujung fatal. Kedua pebalap bersenggolan.

Insiden itu membuat bagian belakang RB15 milik Verstappen rusak parah. Di sisi lain, Leclerc hanya mengalami kerusakan pada sayap depan mobil SF90.

Disaat Leclerc mampu melanjutkan balapan dan akhirnya finis di urutan keenam, hasil pahit harus diterima Verstappen.

Pada lap ke-15, jet daratnya sudah tidak memungkinkan lagi untuk mengaspal dan terpaksa gagal finis.

"Kami benar-benar punya start yang bagus, jadi itu sangat positif. Dan tiba-tiba saya keluar dari lintasan," ujar Verstappen dilansir Crash, Minggu (13/10/2019).

"Saya berada di posisi ketiga dan tiba-tiba di Tikungan 2, Leclerc melaju di samping mobil saya."

"Kita semua tahu, Anda akan kehilangan downforce jika berada di belakang mobil pebalap lain, jadi saya pikir dia cukup berpengalaman untuk mengetahui hal itu," sambungnya.

Kekecewaan Verstappen semakin menjadi setelah FIA selaku penyelenggara balapan tidak mengusut kecelakaan tersebut.

Pebalap Ferrari, Charle Leclerc (kiri), nyaris bertabarkan dengan driver Red Bull, Max Verstappen, di pit lane dalam balapan F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (14/7/2019). [AFP/Matthew Childs]
Pebalap Ferrari, Charle Leclerc (kiri), nyaris bertabarkan dengan driver Red Bull, Max Verstappen, di pit lane dalam balapan F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (14/7/2019). [AFP/Matthew Childs]

Mereka tak memberi hukuman apapun pada Leclerc yang dari sudut pandang Verstappen jelas jadi pihak yang harus disalahkan.

"Yang aneh bagi saya adalah bahwa pada awalnya FIA tidak menyelidiki ini, padahal seluruh mobil saya hancur. Mereka memang menyelidiki setelah balapan, tapi maksud saya, tindakan apa lagi yang harus dia (Leclerc) lakukan untuk bisa terkena penalti?" tutur Versatppen.

"Saya suka balapan yang keras, tapi saya tidak berpikir insiden tadi seperti itu. Tadi hanyalah balapan yang tidak bertanggung jawab pada tikungan kedua," pungkasnya.

Hasil buruk tersebut membuat Max Verstappen untuk sementara tertahan di posisi empat klasemen dengan raihan 212 poin. Dia tertinggal 11 poin dari Charles Leclerc yang berada satu strip di atasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS