Denmark Open 2019: Dikalahkan Peringkat 22 Dunia, Jojo Ambil Pelajaran

RR Ukirsari Manggalani | Arief Apriadi
Denmark Open 2019: Dikalahkan Peringkat 22 Dunia, Jojo Ambil Pelajaran
Jonatan Christie saat berlaga di Denmark Open 2019 [Dok PBSI].

Memimpin lebih dulu, Jojo atau Jonatan Christie malahan tidak siap saat lawan ubah strategi.

Suara.com - Kekalahan mengejutkan didapat Jonatan Christie di babak kedua Denmark Open 2019, Kamis (17/10/2019). Menghadapi wakil tuan rumah, Ramsus Gemke, pebulutangkis 22 tahun itu tak berkutik hingga kalah 17-21, 21-23.

Ini menjadi kekalahan perdana Jonatan Christie dari tunggal putra peringkat 22 dunia tadi. Padahal, di dua perjumpaan sebelumnya, atlet jebolan klub PB Tangkas ini selalu berhasil meraih kemenangan.

Pemain dan ofisial bulutangkis Indonesia tiba di Denmark. [Twitter/IndonesiaInCPH]
Pemain dan ofisial bulu tangkis Indonesia saat tiba di Denmark. [Twitter/IndonesiaInCPH]

Jonatan Christie tak menampik amat kecewa dengan penampilannya di babak kedua ini. Tampil sebagai unggulan enam, Jojo (sapaan akrab Jojo) justru gagal melangkah jauh di turnamen BWF World Tour Super 750 itu.

"Hasil ini cukup disayangkan. Bisa dibilang kecewa juga," ujar Jonatan Christie dalam rilis yang diterima Suara.com, Jumat (18/10/2019).

"Tapi ini jadi pelajaran buat saya untuk lebih matang lagi lebih konsisten dalam penerapan strategi dan lebih siap ketika lawan merubah pola," sambungnya.

Pada game pertama, Jonatan Christie sempat unggul jauh 11-6 saat jeda interval. Bahkan, dirinya mampu memperlebar jarak menjadi 13-7.

Namun, berada di atas angin justru membuat performa Jonatan Christie inkonsisten. Hal itu dimanfaatkan Ramsus Gemke untuk mengejar ketertinggalan poin dan berbalik menang 17-21.

Pada game kedua, juara Asian Games 2018 itu mencatatkan start buruk hingga tertinggal jauh 1-5. Sempat membalikkan keadaan hingga unggul 10-6, dirinya harus keok setelah kalah duel di poin-poin kritis.

"Ada beberapa kali saya merasa seperti kurang bisa mengelola poin. Di game pertama sudah enak mainnya, sudah leading 13-7," ujar Jonatan Christie.

"Tapi di sana saya tidak mempersiapkan jika lawan mengubah pola permainan. Di awal sebenarnya saya bisa cukup menekan, tapi setelah unggul saya jadi kurang siap," pungkasnya.

Hasil itu membuat sektor tunggal putra Indonesia hanya meloloskan satu wakil ke perempat final lewat Tommy Sugiarto. Ia lolos setelah mengalahkan wakil Prancis, Brice Leverdez.

Sementara dua wakil lainnya yakni Shesar Hiren Rhustavito dan Anthony Sinisuka Ginting sudah lebih dulu tersingkir dari babak pertama.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS