Total, Foreman melakoni 81 pertarungan, dengan rincian 76 kali menang, dimana 68 diantaranya menang KO, dan lima kali kalah.
Persentase kemenangan KO Foreman mencapai 84 persen.
4. Vitali Klitschko (Ukraina)
![Mantan juara dunia tinju kelas berat asal Ukraina, Vitali Klitschko (kanan), mendaratkan pukulan telak ke wajah penantangnya Corrie Sanders dari Afrika Selatan. Klitschko menang TKO ronde kedelapan di Staples Center, Los Angeles, Sabtu (24/4/2004). [AFP/Hector Mata]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/11/29/40253-vitali-klitschko.jpg)
Pria kelahiran 19 Juli 1971 ini merupakan legenda olahraga Ukraina. Beragam rekor telah diukir Vitali Klitschko dalam kariernya di dunia tinju.
Salah satunya menjadi petinju kedua terlama yang menjadi juara dunia kelas berat versi badan tinju WBC.
Secara keseluruhan, Vitali Klitschko menjalani 47 pertarungan profesional. 41 dari 45 kemenangannya diraih lewat KO.
Tak pelak, pria yang kini menjabat Wali Kota Kiev, Ukraina, itu pun didaulat sebagai salah satu petinju yang memiliki pukulan terkeras, dengan persentase kemenangan KO mencapai 87 persen.
3. Rocky Marciano (AS)
![Petinju AS, Rocky Marciano (kanan), melayangkan pukulan ke arah wajah kompatriotnya, Joe Walcott, dalam pertarungan kelas berat di New York, AS pada September 1952. [AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/08/16/39736-rocky-marciano.jpg)
Masih ingat dengan film Rocky Balboa yang diperankan bintang Hollywood, Sylvester Stallone?
Salah satu yang menginspirasi dari film ini berasal dari legenda tinju Rocky Marciano. Khususnya dalam hal gaya bertarung.
Sejak memulai debut tinju pada 1947 hingga 1955, Rocky Marciano tidak sekalipun menelan kekalahan.
Ia tercatat 49 kali menang, dimana 43 diantaranya lewat kemenangan KO dan sisanya lewat kemenangan angka.
Persentase kemenangan KO-nya mencapai 88 persen.
2. Anthony Joshua (Inggris)
![Petinju Inggris, Anthony Joshua (kanan), mendaratkan hook kanan yang bersarang telak di area wajah penantangnya, Alexander Povetkin (Rusia), dalam duel di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (22/9/2018). [AFP/Adrian Dennis]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/02/11/30312-anthony-joshua-vs-alexander-povetkin.jpg)
Petinju Inggris ini kini tengah bersiap melakukan duel ulang melawan Andy Ruiz Jr. di Diriyah Arena, Arab Saudi, 7 Desember mendatang.
Pada duel pertama 1 Juni 2019, publik dibuat terkejut dengan kekalahan Joshua yang saat itu sangat diunggulkan.
Petinju 30 tahun ini kalah TKO ronde ketujuh, dan mencoreng rekor tak terkalahkannya.
Meski demikian, publik tak memungkiri bila Anthony Joshua memiliki power pukulan yang 'mematikan'.
Itu didasarkan persentase kemenangan KO-nya yang mencapai 91 persen; 22 kali menang dimana 21 diantaranya lewat KO.
1. Deontay Wilder (AS)
![Juara dunia tinju kelas berat WBC, Deontay Wilder, menunjukkan pukulannya dalam acara public workout jelang pertarungan melawan Luis Ortiz di Barclays Center Atrium, New York, AS, Rabu (28/2/2018). [AFP/Timothy A. Clary]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/11/24/49769-deontay-wilder.jpg)
Deontay Wilder merupakan mega bintang tinju kelas berat AS saat ini. Juara dunia kelas berat WBC itu tercatat telah melakoni 43 pertarungan.
Dari 43 pertarungan itu, 42 kali Wilder meraih kemenangan, dimana 41 diantaranya menang KO, dan sekali seri.
Deontay Wilder pun menjadi petinju kelas berat dengan persentase kemenangan KO tertinggi, yakni 95 persen.