Kobe Bryant Tewas Kecelakaan Helikopter, Air Mata LeBron James Tumpah

Rizki Nurmansyah
Kobe Bryant Tewas Kecelakaan Helikopter, Air Mata LeBron James Tumpah
LeBron James dan Kobe Bryant (kanan) setelah menghadiri konferensi Timnas Basket AS di Olimpiade 2012 London, Inggris. [AFP/Timothy A. Clary]

Insiden itu turut merenggut nyawa putri Bryant, Gianna Maria-Onore Bryant, dan tujuh penumpang lainnya.

Suara.com - Air mata LeBron James tak terbendung setibanya menjejakkan kaki kembali di Bandara Los Angeles International, Amerika Serikat pada Senin (27/1/2020) WIB.

Bintang NBA dari tim Los Angeles Lakers itu terpukul setelah mendengar kabar kematian koleganya, Kobe Bryant.

Kobe Bryant meninggal setelah mengalami kecelakaan helikopter di kawasan Calabasas, California pada, Minggu (26/1/2020) waktu setempat.

Insiden itu turut merenggut nyawa putri Bryant, Gianna Maria-Onore Bryant, dan tujuh penumpang lainnya.

Kobe Bryant dan putrinya yang bernama Gianna Maria Onore. (Foto: Stephen R. Sylvanie-USA TODAY Sports)
Kobe Bryant dan putrinya Gianna Maria Onore.

LeBron James cs mendapat kabar duka itu dari sang pelatih, Frank Vogel, saat masih di dalam pesawat dalam perjalanan pulang sehabis tanding di Philadelphia, Sabtu (25/1/2020).

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, air mata LeBron James terlihat tumpah dan emosional memeluk orang-orang di sekitarnya saat keluar dari pesawat.

Hari Tersedih

Kesedihan mendalam juga dirasakan bintang NBA lainnya, Dwyane Wade, yang akan pensiun pada 22 Februari mendatang.

Melalui sebuah video yang di Insta Story-nya, Wade menyebut tragedi yang terjadi pada Kobe Bryant diantaranya sebagai hari tersedih dalam hidupnya.

"Hari ini adalah salah satu hari tersedih dalam hidup saya," ucap Wade.

Kobe Bryant meninggal dalam usia 41 tahun. Sepanjang kariernya, ia hanya memperkuat LA Lakers, yakni dari tahun 1996 hingga 2016.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS