Array

Pencairan Anggaran Olimpiade, Kemenpora Lakukan MoU dengan 3 Cabor

Selasa, 11 Februari 2020 | 13:34 WIB
Pencairan Anggaran Olimpiade, Kemenpora Lakukan MoU dengan 3 Cabor
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan tiga induk cabor potensi Olimpiade 2020 di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (11/2/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Kemenpora melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan tiga induk cabang olahraga (cabor) potensi Olimpiade 2020 di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Tiga cabor itu antara lain bulutangkis (PBSI), angkat besi (PABSI), dan bola voli (PBVSI). Penandatanganan MoU sebagai penanda pencairan anggaran kepada masing-masing cabor jelang Olimpiade 2020.

Menpora Zainudin Amali mengatakan bahwa penandatanganan MoU sebagai bentuk tanggung jawab lembaganya terkait transparasi penggunaan anggaran pemerintah.

"Saya dan teman-teman di Kemenpora akan berusaha setransparan mungkin. Pencairan anggaran ini nanti langsung dari Kemenkeu ke cabor-cabor. Jadi tidak ada yang mampir ke Kemenpora satu rupiah pun, kami hindari itu," ujar Menpora.

Dalam penandatanganan pencairan anggaran pelatnas dan Olimpiade 2020 itu, PBSI mendapat jatah anggaran terbesar, yakni Rp 18,6 miliar dari Rp 32,2 miliar yang diajukan.

Sementara PB PABSI mendapat jatah anggaran Rp 10 miliar. Hal itu merupakan kucuran dana yang telah diverifikasi Kemenpora, dari Rp 11 miliar yang diajukan.

Sedangkan PBVSI menerima kucuran dana Rp 3,2 miliar dari total pengajuan proposal berjumlah Rp 3,3 miliar.

Menpora Zainudin Amali usai melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan tiga induk cabor potensi Olimpiade 2020 di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (11/2/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]
Menpora Zainudin Amali usai melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan tiga induk cabor potensi Olimpiade 2020 di Gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (11/2/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]

Menurut Menpora Zainudin Amali, Kemenpora bukannya pilih kasih terkait pencairan dana anggaran pelatnas dan Olimpiade 2020, untuk sementara baru terealisasi kepada tiga induk cabor.

Hal itu disebut politikus partai Golkar ini sebagai bentuk keseriusan Kemenpora dalam memverifikasi proposal dan laporan pertanggung jawaban (LPJ) penggunaan anggaran tahun lalu dari masing-masing induk cabor.

Baca Juga: Honda Ungkap Alasan Ikhlas Jorge Lorenzo Pensiun dan ke Yamaha

"Kami, Kemenpora itu memverifikasi berkali-kali dan yang lolos tahap pertama ini adalah tiga cabor ini," jelasnya.

"Ini masalah kepatuhan, bukan menahan (anggaran). Kami ingin tertib adiminstrasi. Karena kalau ada hal-hal yang kurang, maka nanti jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)," Menpora Zainudin Amali menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI