Menyikut Lawan Berujung Sanksi untuk Govinda Saputra

Bangun Santoso, Arief Apriadi

Minggu, 01 Maret 2020 | 14:10 WIB
Menyikut Lawan Berujung Sanksi untuk Govinda Saputra
Penggawa Pelita Jaya Bakrie, Govinda Julian Saputra mendapat sanksi lima kali larangan bermain dan denda Rp20 juta setelah menyikut kepala pemain Pacific Caesar Surabaya, Yonatan pada laga seri V IBL 2020 di GOR Jayabaya Kediri, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2020). [Dok. IBL]

Suara.com - Aksi tak terpuji yang dilakukan penggawa Pelita Jaya Bakrie, Govinda Julian Saputra, berbuntut sanksi dari pihak panitia Indonesian Basketball League (IBL).

Pemain berposisi power forward itu mendapat sanksi lima kali larangan bermain dan denda Rp 20 juta karena dianggap sengaja menyikuti pemain Pacific Caesar Surabaya, Yonatan.

Govinda melakukan tindakan berbahaya itu saat Pelita Jaya menghadapi Pacific pada laga seri V IBL 2020 di GOR Jayabaya Kediri, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2020).

Kejadian berawalsaat kuarter ketiga tersisa 3,53 menit. Govinda yang berusaha melepaskan diri dari penjagaan terlihat dengan sengaja mengarahkan sikut kanannya ke kepala Yonatan.

Tindakan berbahaya itu memaksa wasit langsung memberi Govinda hukuman unsportmanlike foul. Dari hasil review perangkat pertandingan usai laga, Govinda dinyatakan melanggar peraturan IBL Bab V pasal 3 ayat 2.

peraturan IBL Bab V pasal 3 ayat 2 sendiri berisi tentang sanksi dan denda peraturan khusus bahwa tindakan pemukulan, menendang, menyikut atau dan bentuk tindakan kekerasan fisik lain yang dilakukan personil klub IBL walaupun tidak terlihat oleh wasit terlihat dari rekaman video, maka personil tersebut tetap akan dikenai sanksi.

"Berdasarkan peraturan tersebut maka Govinda dikenai sanksi larangan denda Rp. 20 juta," ujar Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (1/3/2020).

"Serta lima kali larangan bertanding sejak surat keputusan ini diterbitkan (Sabtu, 29 Februari 2020)," tambahnya.

Sanksi itu membuat Govinda Julian Saputra dipastikan tak bisa memperkuat Pelita Jaya saat menghadapi Louvre Surabaya pada hari ketiga seri V IBL 2020, Minggu (1/3/2020).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laga Ditunda Akibat Venue Bocor, Prawira Bandung Merasa Dirugikan

Laga Ditunda Akibat Venue Bocor, Prawira Bandung Merasa Dirugikan

Sport | Minggu, 01 Maret 2020 | 12:55 WIB

Kalah Lagi, Hang Tuah Ogah Menyerah Kejar Play-0ff

Kalah Lagi, Hang Tuah Ogah Menyerah Kejar Play-0ff

Sport | Minggu, 01 Maret 2020 | 12:01 WIB

IBL 2020: Optimus Prime Ingin Kembali Bungkam Leste Prosper

IBL 2020: Optimus Prime Ingin Kembali Bungkam Leste Prosper

Sport | Minggu, 01 Maret 2020 | 11:48 WIB

Rastafari Datang, HangTuah Akhiri Tren Negatif

Rastafari Datang, HangTuah Akhiri Tren Negatif

Sport | Jum'at, 28 Februari 2020 | 21:07 WIB

Dampak Banjir Jakarta, Pemain HangTuah Sakit Jelang Seri V IBL 2020

Dampak Banjir Jakarta, Pemain HangTuah Sakit Jelang Seri V IBL 2020

Sport | Selasa, 25 Februari 2020 | 18:39 WIB

Manajer: Performa HangTuah Turun Salah Satunya karena Banjir

Manajer: Performa HangTuah Turun Salah Satunya karena Banjir

Sport | Selasa, 25 Februari 2020 | 17:28 WIB

Sempat Banjir hingga Setinggi Dada, HangTuah Ingin Relokasi Asrama Pemain

Sempat Banjir hingga Setinggi Dada, HangTuah Ingin Relokasi Asrama Pemain

Sport | Selasa, 25 Februari 2020 | 16:43 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×