alexametrics

Ringsek Usai Tabrakan, Motor Vinales Malah Bikin Warganet Ngiler, Kok Bisa?

Irwan Febri Rialdi | Cesar Uji Tawakal
Ringsek Usai Tabrakan, Motor Vinales Malah Bikin Warganet Ngiler, Kok Bisa?
Vinales terpaksa menjatuhkan diri dan melompat dari motor (motoGP)

Kondisi motor yang ringsek ini justru mengundang sederet komentar kocak.

Suara.com - Jatuhnya pembalap tim Monster Yamaha, Maverick Vinales saat melakoni balapan Austria kemarin rupanya menuai sorotan dari berbagai pihak.

Rider asal Spanyol tersebut berujar bahwa dirinya mengalami kendala pada bagian rem sejak putaran keempat. Pada akhirnya ia menjatuhkan diri karena motor tersebut tak bisa berhenti tepat waktu.

Yamaha M1 2020 ini pun melenggang dengan kecepatan lebih dari 200 km/jam di tikungan hingga akhirnya menabrak pembatas lintasan.

Motornya pun ringsek dan sempat terbakar. Namun, kobaran api yang juga melalap pembatas lintasan tersebut berhasil dipadamkan. Balapan pun sempat terhenti, sampai bantalan tersebut diperbaiki oleh pihak pengelola sirkuit.

Baca Juga: Ternyata, Ini Aksesoris Paling Diburu Pengguna Yamaha Nmax

Namun, di balik itu, terdapat beragam perspektif unik yang muncul dari kalangan warganet.

Wujud motor Maverick Vinales usai tabrakan. (Facebook)
Wujud motor Maverick Vinales usai tabrakan. (Facebook)

Ringseknya motor Vinales justru membuat beberapa orang menjadi "ngiler". Kok bisa?

Rupanya, beberapa orang menganggap bahwa perintilan komponan motor tersebut sangat cocok untuk dijadikan bahan modifikasi oleh para pemotor.

Sederet komentar kocak pun bermunculan terkait dengan hal tersebut. Berikut beberapa di antaranya.

"Jikuk (ambil,-red) mesine mbah. Pasang ning jupiter burhan," celetuk Ammar Firdausi.

Baca Juga: 4 Catatan Menarik dari Balapan Styria, Bukti MotoGP 2020 Makin Seru

"Pgn ambil tutup logo yamaha nya aja buat di tempel di beat," kata Muhammad Herland Sugiantoro.

"Ambil BPKB nya mbah, bisa buat pinjeman di koprasi," ujar Maulana Yusuf.

Dengan jatuhnya pembalap bernomor 12 tersebut, praktis tiga dari empat pembalap Yamaha pernah gagal finis selama enam seri balapan MotoGP.  Akankah problem teknis di pabrikan berlogo garputala terus berlanjut?

Komentar