Fakta Unik Hubungan Morbidelli-Rossi, Serasa Paman Sendiri?

Irwan Febri Rialdi | Cesar Uji Tawakal
Fakta Unik Hubungan Morbidelli-Rossi, Serasa Paman Sendiri?
Rider Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli (kanan) berada di depan pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi saat balapan di MotoGP San Marino di sirkuit Misano. ANDREAS SOLARO / AFP

Franco berujar bahwa mereka adalah rival di lintasan tapi teman di luar sirkuit.

Suara.com - Franco Morbidelli kini bakal berada dalam fase wajib tampil apik. Pembalap tersebut berhasil duduk di urutan empat klasemen MotoGP, membuatnya berpeluang untuk jadi jawara di tiga balapan yang tersisa.

Dilansir dari GP One, Sabtu (31/10.2020), Morbidelli rupanya merasa banyak terbantu dengan kehadiran Valentino Rossi.

Tak cuma sebagai guru dan murid, pembalap tim Petronas Yamaha ini menganggap the Doctor layaknya paman sendiri.

"Bagi saya, Rossi seperti paman saya sendiri. Dia orang yang sangat saya idolakan. Saat ayah saya meninggal, yang mana menjadi momen paling mengejutkan di hidup saya, Valentino datang dan menenangkan saya," ungkap pembalap Italia tersebut.

Baca Juga: Menyerah Kejar Gelar, Maverick Vinales Minder sama Suzuki?

"Dia bilang 'Jika kamu butuh, aku ada di sini'. Dia mengajari saya dan menginspirasi saya," imbuhnya.

Pebalap Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli dibayangi Valentino Rossi di MotoGP Catalunya, 27 September 2020. [AFP]
Pebalap Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli dibayangi Valentino Rossi di MotoGP Catalunya, 27 September 2020. [AFP]

Walaupun demikian, alumni akademi VR46 ini mengatakan bahwa dirinya bisa merasa kesal saat bertarung dengan Rossi di lintasan.

"Saat saya bertarung dengannya, saya marah saat dia mengalahkan saya begitu pula dengan sebaliknya. Untungnya kami tak menyembunyikan apapun dalam pertemanan kami. Persatuan kami lebih kuat daripada rivalitas," terangnya.

Rekan setim dari Fabio Quartararo ini juga mengatakan bahwa dirinya kini tengah memikirkan mengenai peluang untuk memenangkan gelar.

"Saya sekarang percaya, saya cuma tertinggal 25 poin dan masih mungkin untuk menjadi juara. Saya menginginkannya dan saya tak akan menyerah," pungkas Franco yang kini sudah meraih 112 poin tersebut.

Baca Juga: Masa Depan Adik Valentino Rossi Masih Tanda Tanya, ke Mana Akan Berlabuh?

Komentar