Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final

Irwan Febri Suara.Com
Senin, 16 Maret 2026 | 10:02 WIB
Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final
Alwi Farhan ungkap makna gestur tepuk dada usai singkirkan Jason Teh di Swiss Open 2026. Mentalitas pantang menyerahnya sukses bawa ia ke perempat final. [Dok. PBSI]
Baca 10 detik
  • Alwi Farhan menjadi runner-up Swiss Open 2026 setelah dikalahkan Yushi Tanaka di Basel, Minggu.
  • Alwi mengakui penampilannya antiklimaks karena pemulihan fisik kurang optimal pasca semifinal.
  • Meskipun kalah, Alwi menilai Swiss Open memberikan pengalaman penting menghadapi persaingan ketat.

Suara.com - Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, mengakui penampilannya tidak maksimal setelah harus puas menjadi runner-up pada Swiss Open 2026 usai dikalahkan pemain Jepang, Yushi Tanaka, di partai final.

Dalam pertandingan yang berlangsung di St Jakobshalle, Basel, Minggu, unggulan keenam tersebut kalah dalam dua gim langsung dengan skor 18-21, 12-21.

“Pasti bersyukur, ini minggu yang luar biasa dan tidak gampang juga karena banyak tantangan yang harus saya lewati. Sayang sekali di partai final saya merasa antiklimaks, tapi saya mengakui Yushi bermain lebih baik,” ujar Alwi setelah laga, dikutip dari keterangan resmi PP PBSI.

Alwi menjelaskan bahwa kondisi fisik menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penampilannya pada laga penentuan tersebut. Ia menilai waktu pemulihan yang singkat setelah menjalani pertandingan semifinal sehari sebelumnya cukup berdampak pada performanya di final.

Menurutnya, proses pemulihan belum berjalan optimal sehingga memengaruhi penampilannya di pertandingan puncak, meskipun ia tetap berusaha memberikan perlawanan terbaik sepanjang laga.

“Saya merasa kurang bisa recovery lebih bagus saja setelah laga semifinal tadi malam. Saya akan kembali lebih kuat dan mencoba di lain kesempatan,” kata Alwi.

Meski gagal meraih gelar juara, Alwi menilai dua pekan terakhir menjadi pengalaman penting dalam perjalanan kariernya, terutama karena harus menghadapi turnamen dengan tingkat persaingan yang ketat.

Ia menambahkan bahwa meskipun Swiss Open merupakan turnamen level Super 300, tantangan yang dihadapi tidak jauh berbeda dengan turnamen level Super 1000 yang diikutinya pada pekan sebelumnya, yakni All England 2026.

“Dengan kondisi yang sudah tidak 100 persen saya tetap mencoba berusaha. Pengalaman untuk pertandingan berikutnya,” tutur Alwi.

Baca Juga: Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI