alexametrics

Kursi Vinales Memanas, Andrea Dovizioso Dirumorkan Ingin Jadi Rekan Setim Fabio Quartararo

Cesar Uji Tawakal
Kursi Vinales Memanas, Andrea Dovizioso Dirumorkan Ingin Jadi Rekan Setim Fabio Quartararo
Andrea Dovizioso. [LLUIS GENE / AFP]

Akankah rumor ini menjadi kenyataan?

Suara.com - Hengkangnya Maverick Vinales dari tim pabrikan Yamaha akhir musim ini rupanya membuat kursi yang ditinggalkan pria Spanyol tersebut memanas.

Sederet nama pun dihubung-hubungkan dengan kursi kosong tersebut, salah satunya adalah Andrea Dovizioso.

Dilansir dari GP One, eks pembalap Ducati ini Dovi sebelumnysa sedang mempertimbangkan apakah akan menjadi pembalap uji penuh waktu untuk Aprilia atau tidak. Namun adanya slot di pabrikan M1 tersebut mengubah segalanya.

Andrea yang hampir setahun menghabiskan waktu di motocross, ingin kembali ke MotoGP, tetapi dia ingin melakukannya dengan caranya sendiri, yaitu dengan proyek yang memungkinkan dia menjadi pemenang.

Baca Juga: Kian Moncer di MotoGP, Ini Dua Kunci KTM Menjelma Menjadi Tim Unggulan

Pria asal Forlì tersebut kini telah berusia 35 tahun, jadi tidak ada banyak musim di depannya, dan memulai proyek Aprilia sebagai pembalap tidak sepenuhnya membuat ia yakin.

Andrea Dovizioso berkolaborasi dengan Aprilia untuk sejumlah tes privat pengembangan motor RS-GP (HO via Gresini Racing)
Andrea Dovizioso berkolaborasi dengan Aprilia untuk sejumlah tes privat pengembangan motor RS-GP (HO via Gresini Racing)

Meskipun RS-GP (motor balap Aprilia) membaik, belum tentu tunggangan tunggangan ini mampu menjadi motor untuk membidik puncak.

Di tangan Dovi proyek ini tentu akan mengalami percepatan, tapi itu masih akan memakan waktu. Di sisi lain, di Yamaha, Andrea akan menemukan motor yang 'siap'.

Namun, tidak semua yang berkilau itu adalah emas, seperti biasa, karena dia akan menemukan dirinya di jalur persaingan ketat dengan Quartararo di garasi yang sama.

Ini akan menjadi tantangan besar bagi Dovizioso, tetapi bagaimanapun juga, jika dia benar-benar ingin kembali ke MotoGP dengan proyek kemenangan, ini adalah satu-satunya jalan ke depan.

Baca Juga: Tak Cuma Faktor Usia, Ini yang Bikin Valentino Rossi Cepat Ngos-ngosan di MotoGP

Adapun untuk urusan gaji, pria Italia ini selalu menyatakan bahwa dia tidak begitu tertarik pada aspek ekonomi tetapi, dengan syarat adanya jaminan teknis yang akan ditawarkan oleh pabrikan Iwata kepadanya.

Komentar