alexametrics

Sesumbar Pol Espargaro, Sebut Honda Motor yang Mudah Ditaklukkan, Benarkah?

Cesar Uji Tawakal
Sesumbar Pol Espargaro, Sebut Honda Motor yang Mudah Ditaklukkan, Benarkah?
Pebalap tim Repsol Honda, Pol Espargaro, di Grand Prix Spanyol, Sirkuit Jerez-Angel Nieto. (2/5/20210). ANTARA/HO via Honda Racing Corporation

Pada dekade lalu, hanya dua pembalap yang berhasil jadi juara bersama Honda.

Suara.com - Usai separuh musim ikut balapan bersama tim Repsol Honda, walau belum menunjukkan performa yang mencengangkan, Pol Espargaro sudah berani mengeluarkan sesumbar.

Dilansir dari Crash, Pol mengatakan bahwa motor balap Honda rupanya mudah ditaklukkan. Hal tersebut ia lontarkan untuk menanggapi banyaknya kritik mengenai setting motor yang kerap membuat pembalap kebanyakan kerepotan.

“Semua orang mengatakan bahwa Honda sangat sulit untuk dikendarai, tetapi bagi saya itu tidak sesulit ini. Ini bukan tentang kesulitan mengendarai motor MotoGP. Semua motor sulit. Anda harus bekerja sangat keras di semua motor,” ucap Espargaro.

“Itu tergantung bagaimana gaya berkendara Anda. Anda menghadapi lebih banyak kesulitan pada satu motor, atau pabrikan ke yang lain. Dalam kasus saya, gaya berkendara Honda cocok untuk saya. Saya suka mengendarai seperti itu, lalu saat sampai pada batasnya, Anda akan menabrak."

Baca Juga: Lampaui Honda City, di Negara Ini Toyota Yaris Jadi Hatchback Terlaris

Sebelumnya, salah satu pembalap yang bisa memaksimalkan performa dari motor balap Honda sejak dekade lalu hanyalah  Marc Marquez dan Casey Stoner.

Pol Espargaro saat jajal; motor Honda RC213V di tes pramusim (Twitter)
Pol Espargaro saat jajal; motor Honda RC213V di tes pramusim (Twitter)

Terkait hal ini, Pol masih belum menyerah dan ingin unjuk gigi.

“Saya seorang pria yang selalu memberikan segalanya dan terkadang ini membawa saya dalam situasi di mana misalnya saya jatuh tiga kali dalam satu akhir pekan dan ini membuat segalanya lebih sulit, tetapi itulah cara saya mendekati akhir pekan," kata saudara dari Aleix Espargaro ini.

“Bagi saya itu satu-satunya cara membalap di MotoGP. Sebelum saya datang ke Honda, saya sudah memikirkan ini. Ini adalah harian saya, rutinitas saya. Saya tahu ketika saya datang ke tim dan saya memberi tahu tim 'ketika saya datang, bersiaplah, karena kalian akan memperbaiki banyak motor."

"Saya pikir cara meningkatkannya adalah mengetahui batasnya; satu-satunya cara adalah menabrak. Anda hanya tahu batasnya ketika ujung depan ditutup, ketika Anda menanjak," pungkasnya.

Baca Juga: Bosan Tunggu Lampu Lalu Lintas, Aksi Pemotor Ini Malah Jadi Sorotan Publik

Komentar