PON Papua: Kontingen Bali Targetkan 30 Medali Emas

Reky Kalumata

Kamis, 09 September 2021 | 16:13 WIB
PON Papua: Kontingen Bali Targetkan 30 Medali Emas
Persiapan kontingen Bali jelang PON XX di Papua. ANTARA/ I Komang Suparta

Suara.com - Kontingen Bali pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua telah memasang target 30 medali emas, dan mereka akan berjuang untuk memperbaiki peringkat pada ajang olahraga empat tahunan ini.

Berbagai persiapan telah dilakukan oleh seluruh cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON, yang diselenggarakan di "Bumi Cendrawasih", demi mewujudkan harapan kontingen Pulau Dewata.

Pada PON XX, kontingen Bali akan mengikuti 28 cabang olahraga, dari total 37 cabor yang dipertandingkan. Bali juga menargetkan peningkatan peringkat dari PON XIX di Jawa Barat sebelumnya, yang finis di peringkat keenam.

Ketua KONI Bali I Ketut Suwandi mengatakan para atlet yang akan berlaga di PON Papua saat ini sudah melakukan pemantapan latihan daerah (pelatda) di sejumlah lokasi di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Menurut dia, persiapan para atlet tersebut sudah mencapai 100 persen. Latihan digelar secara rutin setiap hari, sehingga kini tinggal menunggu keberangkatan mereka menuju arena PON di Papua.

Ketut Suwandi mengatakan jumlah atlet yang akan diterjunkan pada PON kali ini sebanyak 361 orang. Masing-masing cabang sudah menargetkan medali untuk dibawa pulang ke tanah Bali.

Cabang olahraga tinju

Enam petinju Bali yang akan bertanding di PON Papua, yaitu Krispinus Mariano (Layang Ringan/46 kg), Kornelis Kwangu Langu (Layang/49 kg), Julio Bria (Bantam/56 kg), Yulianus Babu Eha (Ringan 60 kg), Jekri Riwu (Welter Ringan/64 kg) dan Cakti Dwi Putra (Menengah/75 kg).

Sementara itu, Pelatih Kepala Tinju Bali Yulianus Leo Bunga menaruh harapan besar kepada dua petinju senior asal Bali. Dari enam petinju peraih tiket PON Papua, dua petinju diberikan target tinggi untuk menyabet medali emas.

baca juga

Dua petinju yang diberi tugas merebut medali emas tersebut, yakni Kornelis Kwangu Langu kelas Layang (49 kg) dan Julio Bria kelas Bantam (56 kg). Dua petinju ini memang sangat berpengalaman. Mereka beberapa kali sudah sempat tampil di ajang PON. Bahkan, kedua petinju itu juga sudah malang melintang di level SEA Games.

Yulianus yang juga pelatih Tinju Denpasar itu mengatakan pengalaman di atas ring memang dapat memengaruhi mental bertanding. Dengan adanya pengalaman, sambung dia, minimal mental bertanding mereka sudah ada dan tidak canggung lagi.

Terlebih, Kornelis sempat meraih medali emas pada ajang SEA Games Singapura tahun 2015. Begitu juga Julio Bria yang kenyang tampil di level nasional. Pengalaman pasti akan memengaruhi penampilan petinju di atas ring.

"Tim Tinju akan berjuang maksimal di Papua nanti, dan semoga keenam petinju itu memperoleh medali. Kalau untuk emas, antara Kornelis dan Julio," kata Yulianus seperti dimuat Antara.

Dari keenam petinju tersebut, ia menilai masih banyak yang minim jam terbang di ajang PON. Bahkan, separuh dari mereka baru pertama kali tampil di ajang PON.

Oleh karena itu, PB Pertina akan mengawasi ketat tim wasit juri. Semua itu dilakukan untuk memastikan bahwa sang pemenang memang merupakan petinju terbaik di kelasnya.

Menurut Yulianus, hal itu sudah sempat dibuktikan pada ajang kualifikasi pelatnas. Semua petinju PON diberikan kesempatan tampil, dan yang lolos adalah petinju terbaik di tiap kelasnya.

Cabang olahraga bola basket

Sementara itu, tim bola basket putri Bali terus melakukan latihan secara intensif menjelang pelaksanaan ajang PON, terutama untuk pemantapan strategi dan taktik, serta memperkuat mental bertanding.

Pelatih tim basket putri Bali Muflih Farhan mengatakan jelang keberangkatan menuju PON Papua, tim basket putri Bali melakukan latihan sebanyak 10 kali dalam satu minggu untuk mematangkan strategi, teknik, fisik serta mental bertanding.

Muflih berpendapat bahwa faktor-faktor tersebut harus terus dimatangkan karena merupakan faktor penentu tim basket untuk bertanding.

"Sekarang, intensitas latihan fisik sudah mulai diturunkan sebanyak dua kali seminggu, conditioning satu kali seminggu dan sisanya tujuh kali kami latihan lapangan untuk mematangkan strategi, teknik, mental bertanding dan mental menangnya," papar Muflih.

Ia menjelaskan untuk membangun serta menguatkan mental, ia meminta agar seluruh atlet basket putri Bali terus memupuk rasa percaya diri dan memiliki rasa percaya terhadap rekan satu tim.

Jika pemain hanya memiliki rasa percaya diri namun tidak percaya teman, sambung dia, maka permainannya akan berjalan sendiri-sendiri, padahal basket adalah olahraga tim. Maka dari itu, pelatih menekankan kedua hal tersebut kepada para pemain.

Tim basket putri Bali menargetkan medali emas, baik untuk pertandingan basket 5x5 maupun basket 3x3.

Pada fase penyisihan grup, tim basket 5x5 Bali akan berada di pool X bersama tim Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Menurut Muflih, timnya mewaspadai seluruh lawan yang ada di pool tersebut karena semuanya merupakan semifinalis PON sebelumnya.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik target yang ingin dicapai oleh KONI Bali dalam ajang PON XX Papua tahun ini.

"Saya harap, target tiga puluh emas yang dicanangkan tersebut bisa tercapai nantinya. Apa yang diperlukan untuk kelancaran para kontingen pasti akan saya dukung," ungkap Wayan.

Lebih lanjut, ia pun berpesan agar selama mengikuti PON Papua, seluruh kontingen harus selalu menjaga nama baik diri sendiri, keluarga dan daerah yang dibela, serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:51 WIB

5 Ide Liburan Akhir Pekan ke Bali yang Praktis dari Surabaya

5 Ide Liburan Akhir Pekan ke Bali yang Praktis dari Surabaya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 19:14 WIB

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Le Bleu by K Club, Spot Kuliner di Nusa Dua dengan Pemandangan Laut dan Sunset

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:25 WIB

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

Tanah ATR/BPN di Bali Dikuasai Swasta, Ada Dugaan Pembiaran hingga Negara Rugi Rp4,8 Triliun!

Tanah ATR/BPN di Bali Dikuasai Swasta, Ada Dugaan Pembiaran hingga Negara Rugi Rp4,8 Triliun!

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:09 WIB

Terusir dari Jakarta, Shin Tae-yong Pede Persija Tetap Gacor Hadapi Java United di Bali

Terusir dari Jakarta, Shin Tae-yong Pede Persija Tetap Gacor Hadapi Java United di Bali

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 14:26 WIB

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:16 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun

Hubungan Seks di Halaman Rumah Warga! WNA Australia Dilarang ke Indonesia 10 Tahun

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:10 WIB

Terkini

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

Sumsel | Senin, 21 September 2026 | 10:15 WIB

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Sumbar | Senin, 21 September 2026 | 10:13 WIB

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Riau | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

News | Senin, 21 September 2026 | 10:06 WIB

Tokoh Salafi Yaman Ancam Kelompok Houthi: Jangan Berani Bergerak ke Selatan

Tokoh Salafi Yaman Ancam Kelompok Houthi: Jangan Berani Bergerak ke Selatan

News | Senin, 21 September 2026 | 10:05 WIB

6 Tips Memilih Sepatu Recovery Run agar Kaki Tetap Nyaman setelah Lari Berat

6 Tips Memilih Sepatu Recovery Run agar Kaki Tetap Nyaman setelah Lari Berat

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:02 WIB

Cushion Korea yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan yang Tahan Lama dan Bikin Glowing

Cushion Korea yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan yang Tahan Lama dan Bikin Glowing

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:01 WIB

×